Suara.com - Nama Ruhut Sitompul belakangan kembali mencuat seusai mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dituding berbalut nuansa rasisme. Ia membagikan foto Anies mengenakan pakaian adat Papua dan koteka.
Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) ini pun banjir kecaman. Sikap kontroversial memang seakan menjadi ciri khas lelaki berjuluk Poltak, Raja Minyak dari Medan itu.
Sosok Ruhut juga menarik karena sempat malang melintang di dunia pengacara hingga keartisan, sebelum nyemplung total di dunia politik. Berikut ulasan mengenai perjalanan karier Ruhut Sitompul.
1. Berawal dari Pengacara Tak Terkenal
Ruhut Sitompul mengawali karier sebagai pengacara yang biasa-biasa saja. Lelaki kelahiran 24 Maret 1954 itu adalah lulusan Universitas Padjajaran. Beberapa saat menjadi pengacara, Ruhut kemudian banting setir menjadi aktor sekitar tahun 1990-an.
Ia kembali fokus berkarier sebagai pengacara saat diminta untuk menjadi pengacara Akbar Tanjung. Diketahui Akbar kala itu menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ruhut juga diberi mandat untuk menjadi pengacara di sejumlah yayasan milik Presiden RI ke-2 Soeharto.
2. Melejit Lewat Sinetron Gerhana
Perkenalan Ruhut dengan dunia akting sebenarnya tak terduga. Hal ini bermula saat ia menjadi pengacara rumah produksi Starvision. Ruhut malah ditawari untuk bermain di sinetron berjudul Gerhana sebagai pemeran pembantu.
Peran ikoniknya sebagai ‘Poltak si Raja Minyak’ ternyata berhasil menarik perhatian publik. Setelahnya, Ruhut semakin sering muncul di layar kaca dan tercatat pernah membintangi sejumlah sinetron dan beberapa acara televisi.
Baca Juga: 5 Fakta Ruhut Bikin Meme Anies Baswedan, Tuai Kecaman hingga Dipolisikan
Di antaranya adalah James Bono, Anak Ibuku, Ngelaba, dan Ketoprak Humor. Ruhut juga pernah terlibat dalam sejumlah proyek film layar lebar seperti Get Merried 2 dan Sajadah Ka’bah.
3. Pindah-pindah Partai sampai Dijuluki "Kutu Loncat"
Sebagai politikus, Ruhut Sitompul bukanlah tipe loyalis. Dia terhitung sudah pernah tergabung dengan tiga partai politik di Indonesia yakni Golkar, Partai Demokrat dan PDIP.
Ruhut mengawali karier politiknya sebagai anggota Golkar pada tahun 1983. Dua dekade membela partai berlambang pohon beringin, Ruhut memutuskan hijrah ke Demokrat pada 2004.
Ruhut Sitompul pernah menjabat sebagai juru bicara partai dan koordinator bidang Polhukam di partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
Pada Pemilu 2009, Ruhut Sitompul terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Demokrat untuk dapil Sumatera Utara. Kemudian, ia mencalonkan diri kembali dan berhasil menjabat sebagai anggota DPR RI untuk kali kedua.
Namun, tidak sampai selesai menjabat, Ruhut memilih mengundurkan diri dari DPR RI dan keluar dari Partai Demokrat pada 2016. Hal itu menyusul langkah politik Ruhut yang memilih mendukung Basuki Tjahaja Purnama dalam Pilkada DKI.
Keputusan ini menuai kritik dari para kader Demokrat yang mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dalam pilkada tersebut. Saat ini, Ruhut tercatat sebagai kader partai PDI-P dan merupakan salah satu tokoh influencer yang berperan sebagai juru kampanye partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Kontributor : Alan Aliarcham
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Ruhut Bikin Meme Anies Baswedan, Tuai Kecaman hingga Dipolisikan
-
Profil Henidar Amroe, Artis Senior Curhat Habiskan Masa Tua Dengan Kucing
-
BX CIX Positif Covid-19 Usai Tur Konser di Amerika Serikat
-
Warganet Kecam Ruhut Sitompul Soal Meme Anies, Olok-olok Cara Boomer Berpolitik
-
So Sweet, 6 Artis Ini Pilih Menikah Bertepatan di Hari Ulang Tahun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026