Suara.com - Seorang pria yang jadi tersangka pemerkosaan gadis di bawah umur di kamar mandi Masjid Al Musyafa di Ongkoliong, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, Maluku dibawa ke rumah sakit jiwa.
“Sementara prosesnya masih dalam penyidikan karena yang bersangkutan selalu memberikan keterangan berubah-ubah termasuk ketika ia menyebutkan namanya. Penyidik mau memeriksakan dia ke RSJ untuk mengetahui apakah benar dia mengalami gangguan kejiwaan atau tidak,” kata Kasi Humas Polresta Ambon IPDA Moyo Utomo, di Mapolresta Ambon, Kamis.
Pihak kepolisian mengatakan bahwa pelaku langsung diamankan saat peristiwa pemerkosaan itu terjadi saat pasukan Reaksi Cepat Polres lewat di depan TKP.
“Pada saat itu, pasukan Reaksi Cepat (PCR) Polres kebetulan lewat di depan TKP dan langsung mengamankan dia di Polres. Pelakunya sudah ditahan di Polresta di Ambon,” ungkapnya.
Kronologi kejadian
Awalnya, peristiwa itu diketahui saat penjaga masjid hendak mandi lantaran ia akan menunaikan salat Zuhur. Penjaga masjid kemudian mendengar suara teriakan seorang perempuan dari dalam kamar mandi pada Kamis (5/5/2022).
Penjaga masjid pun berniat melaporkan peristiwa tersebut ke Pos Pengamanan Idul Fitri 1443 H di kawasan Ongkoliong, Desa Batu Merah, Sirumau.
Saat di tengah perjalanan, penjaga masjid bertemu tim PRC Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease yang sedang patroli. Menanggapi laporan itu, petugas PRC langsung mengamankan pelaku dan korban ke Polresta Ambon.
Warga sekitar masjid yang mendengar peristiwa tersebut ramai-ramai menunggu pelaku di pintu depan masjid untuk menghakimi pelaku saat dikeluarkan dari kamar mandi untuk dibawa ke mobil patroli.
Baca Juga: KPK Cegah Tiga Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Dugaan Suap di Ambon
Namun warga yang emosional tersebut dihalau aparat untuk mengamankan pelaku dari amukan massa. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Ayah di Bandar Lampung Perkosa Anak Kandung selama 3 Tahun
-
KPK Cegah Tiga Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Dugaan Suap di Ambon
-
Curhat Korban Jambret di Gobah Dekat Polda Riau, Plat Motor Baru Pelaku Tercecer
-
Pembunuh Pria yang Ditemukan di Rumah Kosong di Sumut Ditangkap
-
Aksi Begal di Depan Pasar Cinde Palembang Viral, Todongkan Samurai Sekejap Motor Disikat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender