Suara.com - Satu unit truk pengangkut tinja diduga membuang muatan yang berisi kotoran manusia di Jalan By Pass Ahmad Yani, Matraman, Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi tepat di depan PT. Mexi pada Selasa (17/5/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kejadian itu viral di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram @beritamatraman. Dalam unggahan tersebut, terdapat tiga foto yang memperlihatkan truk pengangkut tinja yang membuang muatan di lokasi tersebut.
Merespons hal itu, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Bidang Penataan dan Penegakan Hukum telah menindaklanjuti aduan masyarakat pada Rabu (18/5/2022) hari ini. Demikian hal itu disampaikan Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi dalam pesan singkat kepada wartawan, sore ini.
"Tim Dinas LH DKI Jakarta Bidang Penaatan dan Penegakan Hukum pada hari Rabu (18/5) menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait kendaraan angkutan tinja yang membuang limbahnya di Jalan By Pass Ahmad Yani Matraman, Jakarta Timur," kata Yogi.
Menurut dia, pelanggaran semacam itu bisa dikenakan sanksi berupa uang senilai Rp500 ribu.
Atas insiden itu, Dinas Lingkungan Hidup akan memberikan sanksi tegas kepada truk bermuatan tinja tersebut.
"Pelanggar dikenakan sanksi uang paksa sebesar Rp500 ribu," ucap dia.
Yogi menjelaskan, sesuai dengan prosedur, kotoran tinja seharusnya dibuang ke Instalasi Pengolahan Limbah Domestik (IPALD). Adapun lokasinya berada di Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Pulogebang, Jakarta Timur.
"Dibuang ke Instalasi Pengolahan Limbah Domestik (IPALD) punya PD PAL ada di Duri Kosambi dan Pulogebang," jelas Yogi.
Jika pihak tersebut mengulangi kembali perbuatannya, Dinas Lingkungan Hidup bisa mencabut izin operasi truk pengangkut tinja tersebut.
"Denda uang paksa, kalau mengulangi bisa ke pencabutan izin ya."
Berita Terkait
-
Viral di Tiktok, Unggah Struk Makan di Rest Area karena Dinilai Terlalu Mahal, Perempuan Ini Malah Tuai Kritikan Netizen
-
Sok Keras! Viral Pemotor Over Pede Tak Pakai Helm Lewat Depan Kantor Polisi: Siapa yang Berani Merazia Aku?
-
Ayahnya Hanya Miliki Handphone Jadul, Kisah Anak Rela Menabung Demi Belikan HP Bikin Haru
-
Dijemput Pakai Motor, Curhatan Wanita Saat Kencan Pertama dengan Pacarnya Undang Hujatan Publik, Apa Sebab?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul