Suara.com - Rekrutmen Bersama BUMN 2022 telah masuk ke tahap TKD atau Tes Kemampuan Dasar. Seperti apa TKD BUMN 2022? Bagaimana jadwal TKD BUMN 2022?
Selain itu apa saja materi TKD BUMN 2022? Apakah kalian juga sudah belajar contoh soal TKD BUMN 2022? Temukan penjelasan seputar rekrutmen BUMN 2022 berikut ini.
BUMN membuka sebanyak 2.700 lowongan kerja pada tahun 2022. Setiap peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan menyimak situs resmi rekrutmen BUMN. Ada lebih dari 50 BUMN grup yang bergabung dalam platform BUMN rekrutmen tersebut untuk mendapatkan tenaga kerja yang mumpuni di bidangnya.
Salah satu proses seleksi yang harus dilalui oleh calon pekerja ialah TKD BUMN 2022. TKD sendiri merupakan kependekan dari Tes Kemampuan Dasar. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui dari TKD BUMN 2022.
Jadwal TKD BUMN 2022
Berdasarkan informasi yang dirilis di laman rekrutmenbersamafhcibumn.id, jadwal pelaksanaan TKD BUMN 2022 dan core values BUMN adalah pada tanggal 19 Mei - 24 Mei 2022.
Jumlah Soal TKD BUMN 2022
Jumlah soal TKD BUMN 2022 yakni 100 soal TKD dan 54 soal Core Value BUMN. Peserta nantinya akan mendapatkan intruksi mengerjakan soal dan contoh soal pada masing-masing subtes di bagian awal sebelum mengerjakan soal yang sebenarnya.
Agar bisa menerjakan soal TKD BUMN 2022, peserta ujian diwajibkan menggunakan kompute PC/Laptopyang sudah dilengkapi dengan web camera dan mouse. Peserta tidak diperkenankan menggunakan fasilitas smartphone dan tablet.
Baca Juga: Simak! Ini 7 Hal Penting yang Wajib Diketahui Peserta Sebelum Ikut TKD dan Core Values BUMN
Materi TKD BUMN 2022
Adapun mengenai materi tes TKD BUMN 2022 antara lain:
- Tes wawasan kebangsaan
- Tes intelegensi umum
- Tes karakteristik pribadi
Peserta akan diukur kemampuannya secara verbal, numerik, dan gambar. Selain itu, peserta juga akan dinilai berdasarkan kinerja utama dalam hal AKHLAK, kependekan dari Amanah, Kompeten, Hermonil, Loyal, Adaptis, dan Kolaboratif.
Dikutip dari lokerpintar.id, berikut contoh soal TKD BUMN 2022.
1. Kata di bawah ini yang ejaannya salah adalah...
- Praktik
- Resiko
- Nasihat
- Antre
- Ijazah
Jawaban yang benar B
Tag
Berita Terkait
-
Simak! Ini 7 Hal Penting yang Wajib Diketahui Peserta Sebelum Ikut TKD dan Core Values BUMN
-
Jadwal Trial Test dan TKD Rekrutmen BUMN 2022, Tahap Selanjutnya Bagi yang Lolos Administrasi
-
Deretan Curhat Warganet Usai Ikut Trial Test Rekrutmen BUMN: Puncak Komedi
-
Kisi-Kisi TKD dan Core Values Rekrutmen Bersama BUMN 2022, Pelajari Agar Lolos Seleksi!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar