Suara.com - Lini masa media sosial Twitter baru-baru ramai mengenai "Safa Space", sebuah ruang berbicara virtual yang dibuat oleh para penggemar NCT untuk melabrak sosok warganet bernama Safa.
Safa dinilai oleh para NCTZEN (sebutan penggemar setia NCT) telah mencuit sebuah unggahan yang menghina personil grup idola tersebut. Sosok Safa pun dilabrak habis-habisan dalam Space di Twitter oleh fans NCTZEN lain yang tidak terima.
Setelah digeruduk oleh para NCTZEN, Safa akhirnya melayangkan permohonan maaf lantaran kewalahan dengan jumlah penggemar NCT yang semua memojokkan dirinya.
Kocaknya, warganet gagal fokus saat mendengarkan rekaman suara permintaan maaf Safa dalam ruang berbicara virtual tersebut. Begitu Safa memulai kalimat permohonan maafnya, terdengar suara pria bersendawa di dalam Safa Space.
Suara sendawa jadi viral
Pada menit 34:30, tiba-tiba terdengar suara pria yang bersendawa keras saat Safa tengah mengucapkan kalimat permohonan maafnya.
"Oke, gue ulangi dari awal ya- ," ucap Safa yang terpotong dengan suara pria sendawa dilanjut dengan kalimat "Alhamdulillah."
Sontak, alih-alih fokus ke permohonan maaf yang Safa sampaikan secara sungguh-sungguh, warganet malah menyoroti suara sendawa yang mengalahkan suara Safa tersebut.
"Kondisi lagi serius safa klarifikasi minta maaf dan suasana space tegang banget. Tiba-tiba ada yang sendawa. Ngabrut 'EERGHHH. Alhamdulillah,” tulis seorang warganet dengan sembari tertawa terpingkal-pingkal.
Anehnya, tak terdengar satupun suara tertawa dari rekaman pembicaraan tersebut. Warganet curiga bahwa kondisi di dalam ruang berbicara virtual tersebut sudah kadung memanas dan tidak membuka ruang sedikitpun untuk senda gurau.
Baca Juga: Mencengangkan! Sekelompok Pria Ini Berani Menantang Ombak Besar
"Saking emosinya orang-orang di space itu, sampai suara sendawa segede itu aja gak ada yang ketawa anjer. Kok gak ada satupun yang ngeh. Padahal speaker banyak wkwk, Gue gak bisa untuk gak ketawa dengernya astaga," tulis seorang warganet.
Jadi bahan meme
Tak hanya terbatas pada suara sendawa, keseluruhan soal insiden Safa Space tersebut menjadi bahan meme dan lelucon dari warganet.
Salah satu diantaranya yakni sebuah meme yang menggambarkan seorang pegawai kantor kepolisian menerima laporan dari fans NCT lantaran idolanya dihina.
Meme tersebut dilatarbelakangi dari salah satu ancaman NCTZEN yang melabrak Safa akan melaporkannya ke polisi dan dibawa ke meja hijau, jika tak kunjung menyampaikan permohonan maaf.
Menariknya, Safa dalam Space tersebut sudah mewanti-wanti jika laporan tersebut sungguh-sungguh dilayangkan, maka polisi hanya menertawakan mereka.
"Aku terus-terusan nge-hate mereka dengan kata-kata itu, but it's not privacy guys. Kalau misalnya kalian nganggep itu privacy dan kalian nuntut semua orang yang bilang kaya gitu tentang idol kalian, aku minta maaf kalau aku ngomong kayak gini ya: kalian bakal diketawain di kantor polisi," ucap Safa dalam rekaman Space yang dibagikan oleh warganet.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Mencengangkan! Sekelompok Pria Ini Berani Menantang Ombak Besar
-
Video Bocil Ciuman Viral, Warganet Minta Dipantau Terus Sampai Emaknya Tahu!
-
Kronologi Perseteruan Safa dan Fans Member NCT di Space Twitter, Jadi Trending Topic!
-
Usai Kinderjoy, Emak-emak Kini Ganti Nangis Gegara Produk 'Sirup' Berbotol Pororo Idaman Anak: Meresahkan Dompet
-
Anti Ribet, Ini Bocoran Riders Manggung NCT Dream dan Red Velvet di Allo Bank Festival
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme