Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan penanganan mudik Lebaran 2022 relatif baik dibandingkan mudik Lebaran 2019 lalu.
Hal itu disampaikan Muhadjir setelah melihat indikator angka kecelakaan yang mengalami penurunan 11 persen dibanding tahun 2019 lalu.
"Penanganannya (Mudik) relatif baik, salah satu indikatornya adalah angka kecelakaan. Jadi angka kecelakaan mudik tahun ini itu mengalami penurunan dibanding tahun 2019 itu turun 11 persen, itu menurut data dari kepolisian, baik kecelakaan karena mudik maupun tidak mudik dalam waktu yang sama," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (18/5/2022).
Muhadjir juga memaparkan data dari Jasa Raharja terkait angka kecelakaan mudik Lebaran 2022 yang mengalami penurunan.
Dari data tersebut Muhadjir mengatakan penurunan angka kecelakaan sekitar 29 persen.
"Kalau kita lihat hanya kecelakaan mudik saja berdasarkan laporan dari Jasa Raharja ya awal itu kita mengalami penurunan sekitar 29 persen angka kecelakaan," kata dia.
Ia menyebut penanganan mudik 2022 yang relatif baik dibanding tahun 2019 berkat kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Pasalnya kata Muhadjir, penanganan Covid-19 hingga penanganan mudik lebaran dipimpin langsung oleh Jokowi.
"Beliau (Jokowi) memberikan arahan kepada kementerian teknis. Kemudian saya sebagai Menko hanya mengkoordinir aja di lapangan bagaimana supaya kebijakan-kebijakan Presiden itu bisa diterjemahkan di lapangan dengan tepat itulah cara-cara beliau (Jokowi) memimpin," katanya.
Baca Juga: Soal RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Menko PMK: Kalau Sudah Tidak Pandemi, Ya Ditutup
Berita Terkait
-
Setelah Perjalanan Mudik Lebaran, Ini Lho Tips Agar Mobil Tetap Prima
-
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Menko PMK: Kita Sudah Percaya Diri Memasuki Masa Transformasi Endemi
-
Soal RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Menko PMK: Kalau Sudah Tidak Pandemi, Ya Ditutup
-
Sebanyak 17 Ribu Calon Jemaah Haji Indonesia Bermasalah Secara Administrasi
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno
-
Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!
-
Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku
-
Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan
-
25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga
-
Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?
-
KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun
-
Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta
-
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor