Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) mengintensifkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga atau booster di lima kabupaten dan kota provinsi Kalimantan Timur. Kelimanya meliputi Berau, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kalimantan Timur, Brigjen TNI Danny Koswara menyebut vaksinasi dosis kedua dan booster ini diintesifkan untuk mencapai target. Berdasar data dia mengklaim vaksinasi dosis pertama di provinsi Kalimantan Timur telah mencapai 100,95 persen, dosis kedua 88,11 persen, dan booster 25,99 persen.
"Untuk dosis kedua dan terlebih ketiga memang masih harus kita kejar. Caranya, seperti yang kita lakukan sekarang: kegiatan vaksinasi kita intensifkan di wilayah-wilayah yang banyak daerah 4T: terpencil, terdalam, terluar, dan terjauh agar capaian dosis kedua dan ketiganya juga naik cepat," kata Danny Koswara kepada wartawan, Sabtu (21/5/2022).
Pemenuhan target vaksinasi, kata Danny, penting dilakukan meski angka kasus Covid-19 mulai melandai. Terlebih, pemerintah kekinian juga melakukan pelonggaran pembatasan sosial untuk memberi keleluasaan kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, keagamaan, hingga budaya.
"Ini harus kita syukuri dengan cara melanjutkan vaksinasi hingga tuntas ke dosis ketiga atau booster. Dengan demikian kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat kualitasnya dan semakin bertahan lama," katanya.
Selain itu, lanjut Danny, pemerintah juga telah membolehkan masyarakat melepas masker saat berada di ruang terbuka yang tidak ramai. Kemudian menghilangkan anjuran tes antigen hingga PCR bagi mereka yang sudah melaksanakan vaksin booster.
"Karena itu kita dukung dengan perluasan cakupan dan peningkatan capaian vaksinasi ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Syarat Naik Kereta Api Terbaru Jarak Jauh dan Lokal, Bebas Tes Antigen dan PCR!
-
5 Potret Romantis Kim Woo Bin dan Han Ji Min di Our Blues, Bikin Penasaran Penggemar Drakor
-
Sinopsis The Witch Part 2 The Other One, Tayang di Bioskop Korea di Bulan Juni Mendatang
-
Tak Terlihat Usai Menikah, Son Ye Jin Unggah Foto Terbarunya di Instagram
-
Terpopuler: Fakta Mengejutkan Terungkap di Sidang Habib Bahar, Densus 88 Cegah Baiat Massal ISIS
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?
-
Warga Pulomas Menang Lawan Pemilik Lapangan Padel di PTUN, Mengapa Masih Beroperasi?
-
Dell Akui Baru Jual Chromebook Saat Ada Pengadaan Kemendikbud, Apa yang Terjadi Sebelumnya?
-
Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api