Suara.com - Rencana panitia penyelenggara Formula E menggelar pawai mobil balap di kawasan Monumen Nasional (Monas) dipastikan batal. Hal ini dikarenakan kegiatan ini terbentur dengan aturan yang ada.
Chief Organizing Committee Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni, mengatakan berdasarkan aturan Formula E Operation (FEO), mobil balapan tidak boleh dipakai untuk konvoi keliling jalanan. Karena itu, pihaknya memutuskan mengikuti regulasi dan membatalkan rencana pawai itu.
"Benar sekali batal dikarenakan aturan mobil Formula E tidak memperbolehkan, karena terkait teknis kendaraan tersebut," ujar Sahroni saat dikonfirmasi, Rabu (25/5/2022).
Begitu pula dengan acara pameran mobil listrik juga disebut Sahroni telah dibatalkan. Panitia memutuskan hanya mengadakan sesi foto bersama pembalap di Monas.
"Kita hanya akan adakan poto session dengan para pembalap nya di Monas tanggal 2 Juni," katanya.
Selain itu, acara sesi foto ini tertutup untuk umum. Hanya panitia, tim, pembalap, dan pihak terkait yang bisa menghadirinya.
"Karena enggak bisa masuk untuk umum jadi hanya panitia dan founder FEO saja yang bisa masuk," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Panitia Pelaksana Formula E sampai sampai saat ini masih terus melakukan persiapan Formula E. Diperkirakan, pada 29-20 Mei mendatang, persiapannya rampung seluruhnya.
Hal ini dikatakan oleh Ketua Panitia Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni. Bagian mobil beserta spare part sudah dikirim dan selanjutnya pembalap akan tiba ke Jakarta.
Baca Juga: Bantah Ketua DPRD Jakarta Soal Bikin Tekor, Geisz Chalifah: Ancol Sangat Diuntungkan Formula E
"Sebentar lagi selesai dengan sempurna, perkiraan tanggal 29-30 Mei lah sudah kelar," ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (22/5/2022).
Sahroni mengatakan, begitu pembalap tiba, nantinya akan ada sesi foto dua hari sebelum balapan. Mereka juga akan melakukan konvoi keliling kawasan Monumen Nasional (Monas).
"Tanggal 2 Juni kita ada kegiatan untuk foto session dan muter sedikit di dalam Monas beserta pembalap," jelasnya.
Politisi NasDem ini juga menyebut para pembalap Formula E dijadwalkan tiba di Jakarta pada 28 Mei mendatang. Namun, mereka tak akan melakukan uji coba lintasan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara.
"Kedatangan pembalap 28-29 Mei," ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (22/5/2022).
Sahroni mengatakan, nantinya para pembalap akan langsung balapan begitu tanggal 4 Juni. Namun, mereka disebutnya selama ini sudah berlatih menggunakan simulator di tempat latihannya masing-masing.
"Mereka nggak tes lintasan, mereka langsung main. mereka sudah main di simulator. Nah pembalap-pembalap Formula E dehgan Formula 1 itu bedanya," jelasnya.
Pasalnya, Ketua Komisi III DPR RI ini menyebut biasanya lintasan Formula E dibuat hanya dalam waktu singkat di tengah kota. Hal ini berbeda dengan Formula 1 (F1) yang treknya permanen.
"Formula E itu karna city circuit, mereka kan sirkuitnya semua rata-rata baru, jadi mereka mainnya di simulator. Beda dengan F1, F1 itu kan semua negara sirkuit yang existingnya sudah ada," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Konvoi Pembalap Formula E Jakarta di Monas Dibatalkan, Ini Alasannya
-
Hanya Ada Sesi Foto, Konvoi Pembalap Formula E di Monas Dibatalkan
-
Pabrik Bir Jadi Sponsor Formula E Jakarta, Chusnul Minta Tanggapan Pendukung Anies Baswedan: Bir Halal atau Haram?
-
Bantah Ketua DPRD Jakarta Soal Bikin Tekor, Geisz Chalifah: Ancol Sangat Diuntungkan Formula E
-
Logistik Formula E Tiba di Jakarta
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F