Suara.com - Ruam dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk virus cacar monyet - tetapi itu sangat jarang.
Jika Anda menemukan ruam pada tubuh Anda, apa saja yang harus Anda periksa dan perhatikan?
Apakah itu benar-benar cacar monyet?
Hal pertama yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri adalah - apakah saya bisa terpapar?
Perlu kontak yang dekat dan lama - seringkali dari kulit ke kulit - dengan orang yang terinfeksi. Ada sangat sedikit orang di dunia yang saat ini menderita penyakit ini, yang berarti tidak ada banyak kesempatan untuk tertular.
Bahkan di daerah-daerah terpencil di beberapa negara Afrika tempat kadang-kadang penyakit ini dapat beredar, anak-anak jarang tertular.
Jika Anda memang sakit cacar monyet, hal pertama yang akan Anda sadari ialah gejala seperti flu - merasa lelah, tidak enak badan, dan demam. Itulah yang oleh dokter disebut "periode invasi" penyakit, ketika virus memasuki sel-sel Anda.
Baca juga:
- Cacar monyet melampaui 100 kasus tapi WHO sebut 'bisa ditanggulangi'
- Cacar monyet: Bagaimana gejala dan penularan virus?
- Cacar monyet muncul lagi setelah 18 tahun, ratusan orang dilacak di AS
Kelenjar Anda akan terasa bengkak karena sistem kekebalan tubuh Anda meningkat untuk melawan infeksi.
Selanjutnya muncul ruam, yang melalui fase "erupsi kulit" yang berbeda-beda. Awalnya berbentuk datar dan merah, tetapi kemudian menjadi bentol dan melepuh, sebelum menjadi keropeng.
Baca Juga: Hits Health: Dalang di Balik Wabah Cacar Monyet, Flu Singapura Tak Perlu Antibiotik
Dr Rosamund Lewis dari Program Kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia menjelaskan: "Cacar monyet dimulai dengan hal yang disebut makula. Hanya area kulit yang berwarna merah. Kemudian itu berkembang menjadi tonjolan yang disebut papula."
Benjolan-benjolan merah itu kemudian mulai melepuh, dan diisi dengan cairan berwarna keputihan yang terlihat seperti nanah - disebut pustula.
Pustula kemudian mulai mengering dan menjadi keropeng. Akhirnya, keropeng akan sembuh dan lepas dari kulit.
"Inilah sebabnya cacar monyet dapat dikira cacar air," kata Dr Lewis.
Ruam monkeypox biasanya dimulai pada wajah - kadang-kadang di mulut juga - dan kemudian lengan dan kaki, tangan dan kaki, serta dada dan perut.
Dalam beberapa kasus baru-baru ini, ruam sering berada di sekitar area kelamin. Dr Lewis mengatakan: "Ruam mungkin tidak terlihat karena mungkin tertutup."
Ruam - yang mungkin terlihat sedikit berbeda pada warna kulit yang berbeda - dapat mengontaminasi seprai dan pakaian.
Dr Tanya Bleiker, Presiden British Association of Dermatologists mengatakan: "Membedakan antara berbagai jenis ruam bisa jadi sulit. Jadi jika ragu, ikuti saran otoritas kesehatan dan periksakan ke dokter."
Apa lagi yang mungkin menyebabkan ruam?
Ada banyak kemungkinan, tetapi beberapa yang umum meliputi:
Cacar air
Ruam ini biasanya sangat gatal dan melewati tahap yang sama, berakhir dengan keropeng. Seseorang bisa tertular cacar air lebih dari sekali dalam hidup - orang dewasa bisa terkena lagi, bahkan jika mereka pernah kena waktu kecil. Herpes zoster - reaktivasi virus cacar air - juga menyebabkan ruam. Ruam itu dapat berbentuk bercak-bercak, dan biasanya menyakitkan.
Kudis/skabies
Kudis atau skabies disebabkan oleh tungau yang bertelur di kulit, yang membuatnya sangat gatal dan merah. Ruam dapat muncul di mana saja di tubuh, tetapi biasanya mulai muncul di antara jari-jari. Anda mungkin menemukan garis-garis pada kulit, selain titik-titik. Meskipun tidak serius, kudis sangat menular dan perlu segera diobati.
Kutu busuk atau gigitan serangga
Anda bisa digigit kutu busuk jika mereka tinggal di kasur atau ranjang tempat Anda tidur. Ukuran kutu busuk sangat kecil, jadi Anda mungkin tidak menyadarinya. Seperti gigitan serangga lainnya, ia dapat menyebabkan lesi kulit yang gatal dan bengkak.
Infeksi menular seksual (IMS) seperti sifilis atau herpes genital
Sifilis adalah infeksi bakteri yang biasanya menular melalui hubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi, dan herpes genital adalah virus yang dapat ditularkan secara seksual. Keduanya dapat menyebabkan kulit melepuh. Jika Anda berpikir Anda mungkin terkena IMS, amatlah penting untuk segera dites dan diobati.
Gatal-gatal/alergi/urtikaria
Ruam yang gatal dan menyengat ini adalah reaksi kulit terhadap sesuatu yang menurut tubuh merupakan ancaman dan bereaksi terhadapnya. Kadang-kadang pemicunya tidak pernah ditemukan, tetapi yang umum termasuk memakan makanan tertentu atau kontak dengan tanaman, bahan kimia atau obat-obatan tertentu.
Moluskum
Infeksi virus yang umum ini, sering terlihat pada anak-anak, tidak berbahaya tetapi dapat menyebar ke seluruh tubuh, menyebabkan bintil-bintil merah dengan lekukan kecil di tengahnya.
Bintil-bintil itu sering muncul secara berkelompok di ketiak, di belakang lutut, atau di selangkangan. Anda dapat tertular melalui kontak dari kulit ke kulit atau dengan menyentuh benda-benda yang terkontaminasi, seperti handuk.
Penyakit tangan, kaki dan mulut
Infeksi virus ini disebarkan oleh batuk dan bersin, serta barang-barang rumah tangga yang terkontaminasi, misalnya alat makan. Infeksi ini dapat menyebabkan gejala seperti flu, serta luka di mulut dan ruam merah di telapak tangan dan telapak kaki. Biasanya sembuh sendiri.
Impetigo
Bakteri menular ini biasanya menginfeksi kulit yang sudah rusak, menyebabkan luka merah dan mengalir, lepuh berkerak - sering di wajah. Meskipun bisa terlihat parah, kerak itu bisa dibersihkan dengan krim antibiotik.
Berita Terkait
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
-
Cegah Penyalahgunaan Transaksi, BRI Perketat Klasifikasi Rekening Aktif Hingga Dormant
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian
-
Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Warnanya Merah Merona, Ini Penampakan Rumah Masa Kecil Etik Suryani yang Digeledah KPK
-
Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja