Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengizinkan pameran replika mobil Formula E diadakan saat Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada pekan ini. Pemprov melakukan penyesuaian kebijakan soal partisipan dalam CFD kali ini.
Sebelum ini, partisipan untuk acara selain olahraga di CFD pekan ini sempat dilarang. Kegiatan yang diizinkan saat CFD berlangsung hanya olahraga saja.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Masdes Arouffy mengakui, pihaknya melakukan penyesuaian dalam kebijakan partisipan saat CFD. Hanya partisipan yang sudah mendaftar dan mendapatkan izin saja yang dibolehkan menggelar acara selain olahraga saat CFD.
"Partisipan yg terdaftar/telah disetujui boleh. Yang belum boleh pedagang. Kecuali dagangnya di luar koridor. Hanya di jalan penghubung," ujar Masdes saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/5/2022).
Pameran replika mobil Formula E ini disebutnya sudah mendaftar dan telah mendapatkan izin. Apalagi yang dipamerkan adalah mobil tiruan yang tidak ada mesinnya.
"Kalau ini, karena hanya replika, tidak ada mesin kendaraannya, boleh," jelasnya.
Keputusan untuk melakukan penyesuaian dalam kebijakan partisipan CFD ini, kata Masdes, sudah dibahas bersama pihak terkait di Balai Kota DKI sore ini.
Namun, ia menyebut penyesuaian kebijakan ini dilakukan bukan karena ada acara pameran replika mobil Formula E. Pertimbangan partisipan sudah diizinkan karena situasi pandemi Covid-19 yang sudah membaik.
"Bukan (karena pameran replika mobil Formula E. Situasi Covid-19 sudah semakin melandai/membaik. PPKM sudah turun ke Level 1," katanya.
Sebelumnya, gelaran balap Formula E bakal digelar di Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu, 4 Juni 2022.
Jelang penyelenggaraan event internasional tersebut, Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni memamerkan replika mobil Formula E di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur pada Kamis (26/5/2022).
"Ini adalah contoh daripada mobil Formula E yang akan berlaga tanggal 4 juni mendatang," kata Sahroni memamerkan kendaraan bertenaga listrik tersebut.
Replika mobil Formula E tersebut berwarna abu-abu dengan list biru menyala dan hitam di bagian belakangnya, berjenis Gen 2 EVO. Sahroni mengemukakan, jika mobil tersebut sempat mengaspal pada musim sebelumnya.
"Ini mobil yang memang replika tapi memang dulunya dipakai balapan, ini mobil dipakai balapan, tapi Gen-nya masih Gen2 sekarang adalah Gen3," jelasnya.
Usai dipamerkan kepada awak media, mobil tersebut dipertunjukkan kepada masyarak luas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Mingu (29/5/2022).
Berita Terkait
-
Replika Mobil Formula E Bakal Dipajang Saat CFD di Bundaran HI: Dilarang Sentuh Tapi Boleh untuk Berfoto
-
Formula E Jakarta: Tunggangan Single Seater Dipamerkan Saat CFD, Safety Car Pakai Porsche Taycan Turbo S
-
Banyak Masyarakat Tak Tahu, Panitia Bakal Pamerkan Mobil Replika Formula E di CFD Bundaran HI
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar