Suara.com - Warga Solo geger usai tersebarnya kabar hoaks bahwa menara Masjid Sriwedari roboh saat CFD sedang berlangsung. Selain hal itu, ada beberapa fakta menarik Masjid Sriwedari yang perlu kalian ketahui.
Apa saja fakta menarik Masjid Sriwedari tersebut? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.
Perlu diketahui, Gibran selaku Walikota Solo menyampaikan bahwa kabar mengenai robohnya menara masjida adalah hoax. Terlepas dari berita hoax tersebut, ada sejumlah fakta menarik masjid Sriwedari.
Diketahui, Masjid Sriwedari ini merupakan masjid yang berada di kawasan Taman Sriwedari. Masjid ini digadang-gadang akan menjadi ikon baru Kota Solo. Untuk selengkapnya, berikut ini fakta menarik masjid Sriwedari yang dihimpun dari beberapa sumber.
1. Dibangun Masa Pemerintahan Walkot FX Hadi Rudyatmo
Masjid Sriwedari dibangun sejak pemerintahan Walkot (Wali Kota) FX Hadi Rudyatmo. Hingga saat ini, masjid tersebut belum selesai pengerjaannya. Gibran pun diberi peringatan agar segera melanjutkan proses pembangunan masjid tersebut yang sudah mencapai 85 persen.
2. Pembangunan Macet
Pembangunan Masjid Sriwedari mengalami kemacetan hingga proses pembangunan belum juga dilanjutkan. Macetnya proses pembangunan masjid yang sudah mencapai 85 persen ini disebabkan masalah kurangnya pendanaan.
Farid Sunarto selaku Wakil Sekretaris Pembangunan Masjid Sriwedari menyampaikan, seluruh tahapan kontruksi sudah dikerjakan sesuai ketentuan serta standar keamanan tinggi. Hanya saja proses pembangunan terpaksa terhenti karena kurangnya pendanaan.
Baca Juga: Gibran Tegaskan Bakal Cari Penyebar Hoax Soal Ambruknya Menara Masjid Sriwedari
3. Butuh Dana 180 Miliar
Untuk kembali melanjutkan proses pembangunan masjid Sriwedari yang sudah mencapai 85 persen, disebutkan bahwa dan yang dibutuhkan mencapai Rp 180 miliar yang sebelumnya Rp 165 miliar.
Masjid yang berada di Jl. Slamet Riyadi ini pun diharapkan agar segera diselesaikan pembangunannya karena sudah mangkrak terlalu lama. Inilah fakta menarik masjid Sriwedari yang ketiga.
4. Pemkot Solo Bantu Lanjutkan Proses Pembangunan
Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Solo siap memberikan bantuan mengenai proses pembangunan Masjid Sriwedari yang semper terhenti. Achmad Purnomo selaku panitia pembangunan masjid Sriwedari pun siap untuk melanjutkan pembangunan, yang mana tinggal bagian finishing. Jika dana telah siap, maka proses pembanguan bisa langsung dilanjutkan.
Oleh karena itu, Purnomo sangat berharap bahwa Mas Gibran sebagai Wali Kota dapat turut membantu menuntaskan masalah pendanaan yang memang jadi masalah utama dalam proses kelanjutan pembangunan masjid.
Berita Terkait
-
Solo Car Free Day Geger! Muncul Hoax Menara Masjid Sriwedari Ambruk, Warga Berlarian Selamatkan Diri
-
Horeee... Kafe di Sriwedari Buka Kembali Setelah Beberapa Pekan Tutup
-
Potret Meriah Perayaan Persis Solo Juara Liga 2 Bareng Suporter di Stadion Sriwedari
-
Hore! Piala Juara Liga 2 Milik Persis Solo Dipamerkan di Stadion Sriwedari Minggu Nanti
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak