Suara.com - Pusat kesenian dan kebudayaan Taman Ismail Marzuki (TIM) dibuka kembali mulai 3 Juni 2022. Pembukaan dilakukan secara bertahap.
TIM terletak di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.
Pembukaan TIM ini sekaligus menyambut HUT ke-495 Kota Jakarta, dimana Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk merayakan HUT dari 24 Mei-25 Juni 2022.
Hal itu dijelaskan VP Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Nadia Diposanjoyo.
Dalam memeriahkan HUT Jakarta yang tahun ini memiliki tema "Kolaborasi, Akselerasi dan Elevasi", kata Nadia, akan digelar pameran arsitektur TIM hingga pameran karya seni, seperti lukisan, patung, kain, karya seni campuran yang menggunakan beberapa media (mixed media) dan sebagainya.
Lalu, ada pula agenda pemutaran film, pelatihan dan diskusi perihal seni rupa, yang semuanya akan turut melibatkan berbagai pihak.
"Kami akan melibatkan Komisi Arsip dan Koleksi Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), sejumlah sanggar binaan Dinas dan Sudin Kebudayaan DKI Jakarta serta kolaborator lainnya," tutur Nadia.
Berbagai agenda tersebut akan digelar di sepanjang Juni mendatang, mulai tanggal 3 sampai 30 Juni 2022, pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Dalam rentang waktu tersebut juga, beberapa agenda workshop maupun diskusi akan terselenggara dengan berkolaborasi bersama sejumlah pihak yang terlibat.
Baca Juga: Elon Musk Punya Gaji CEO Tertinggi di Dunia, Ini Daftarnya
Adapun lokasi TIM yang akan digunakan, antara lain Gedung Panjang Lantai 1, 2 dan 3, Area Plaza TIM serta atap gedung parkir.
Informasi program dan waktu pelaksanaan dapat dipantau melalui akun Instagram @wajahbaru_tim.
Berdasarkan informasi dari Jakpro, rangkaian perayaan HUT ke-495 Kota Jakarta sudah dimulai pada Selasa (24/5).
Perayaan ini diawali dengan kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu.
Selanjutnya, akan disusul kegiatan lain, di antaranya upacara HUT Jakarta, ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, hingga Formula E dan pameran karya seni di TIM. (Antara)
Berita Terkait
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang