Suara.com - Akun Twitter @SeputarTetangga bagikan cuitan netizen yang curhat memiliki trauma dengan bapak kosnya. Trauma tersebut muncul karena netizen ini pernah diintip oleh bapak kosnya saat mandi.
Cuitan tersebut diunggah pada Selasa (31 Mei 2022).
Pengirim cuitan ini mengaku bahwa sampai saat ini, dirinya masih trauma dengan kejadian tersebut.
"Buat semua yang pernah mengalami diintip di kamar mandi, semoga bisa lupa dan sembuh total dari trauma. Kesal memang rasanya di dalam hati. Seandainya dendam seperti ini bisa dilunasi," tulis pengirim cuitan.
Kronologi Kejadian
Pengirim cuitan ini menceritakan bahwa kejadian dirinya diintip oleh bapak kos ini terjadi pada (15/05/22) lalu.
Sekitar pukul 16.00 WIB, dirinya mandi karena akan pergi ke luar kos.
Sebelum mandi, netizen ini melepas semua pakaiannya kecuali dalaman. Ia kemudian berdiri di depan kamar mandi untuk menyisir rambutnya.
"15 Mei 2022, sore hari sekitar 16.00 WIB. Aku baru ngekos di sini 1 bulan lebih 2 minggu. Karena niat mau main sama doi, aku siap-siap mau mandi. Pas udah masuk kamar mandi, aku kayak biasa buka semua baju, masih pakai dalaman. Aku sisiran kayak biasa kalau mau keramas," jelasnya.
Saat sedang menyisir, ia merasa ada yang janggal, seperti ada yang memperhatikannya. Ia pun langsung menengok ke arah jendela.
Saat menengok, ia melihat bapak kosnya sedang memperhatikan dirinya.
Sontak saja netizen ini berteriak kencang dan terburu-buru memakai pakaiannya lantas lari keluar dari kamar mandi.
"Baru juga sisiran beberapa detik, aku ngerasa ada yang aneh. Kaya ada yang ngelihatin gitu. Nggak tahu kenapa kepala aku langsung nengok ke arah jendela. Aku lihat bapak kosan aku lagi ngelihat ke arah aku juga," terang netizen.
"Aku teriak sekenceng yang aku bisa. Aku buru-buru pakai baju sama celana terus lari keluar," lanjutnya.
Ia mengungkapkan bahwa saat ia keluar dari kamar mandi, tidak ada satu pun penghuni kos yang menanyai apa yang terjadi padanya.
Berita Terkait
-
Video Permintaan Maaf Pemuda yang Ketawa-ketawa usai Lempar Kucing, Netizen Tetap Murka: Enggak Sudi Gue!
-
Sepeda Motor Kurir Tersangkut Jalan Lumpur saat Antarkan Paket Tuai Simpati
-
Viral! Lelaki Mabuk Injak Mobil Mewah, Ujungnya Disuruh Ganti Rp 2 Miliar
-
Viral! Marah Anaknya Mabuk Diajak Minum Miras, Seorang Ibu Auto Turun Tangan Datangi Acara Dangdut
-
Cerita Misdi, Dapat Selebaran Bertuliskan Khilafatul Muslimin: Mereka Enggak Ngomong Apa-apa
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas