Ia pun kemudian memutuskan untuk menelepon pacarnya.
Setelah menunggu sekitar 15 menit, akhirnya pacar dari netizen ini datang dan mengecek area belakang kos netizen ini.
Ternyata di belakang kosnya terdapat sebuah tangga, yang diduga digunakan oleh bapak kos tersebut mengintip netizen ini.
"Sekitar 15 menit doi datang. Aku masih gemetaran. Setelah kejadian, doi lansung cek ke belakang kosan aku. Ada tangga di sana," terangnya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak berani melaporkan kejadian yang menimpanya kepada pihak polisi, karena dirinya tidak memiliki bukti.
Ia juga tidak berani menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Ia takut disangka yang tidak-tidak jika bercerita.
"Mau lapor polisi tapi nggak punya bukti apa-apa. Takut juga kalau cerita-cerita ke orang lain, takut disangka yang nggak-nggak dan malah aku yang disalahin karena nggak ngecek dulu situasi sebelum mandi. Padahal bapak kosannya yang dibilang haji, tapi ya Allah kelakuannya," jelasnya.
Di akhir ceritanya, netizen ini mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, dirinya memutuskan untuk pindah kos. Namun tetap saja ia masih trauma dengan kejadian tersebut.
"Sekarang aku udah pindah kosan, tapi masih trauma sampai sekarang. Tiap mau mandi, aku pasti lihat ke jendela dulu," pungkasnya.
Respons Publik
Cuitan ini mendapatkan berbagai repons dari publik. Banyak warganet yang turut menceritakan pengalamannya yang juga pernah diintip saat mandi.
"Aku juga pas masih SMP dan SMA pernah diintip sama tetangga yang bangun rumah agak tinggi. Tapi sediain celah buat ngintip aku/kakak dari ventilasi kamar mandi. Bapak aku ngeh, dan ngajak berantem sama yang punya rumah, tapi bapak aku nutupin dari aku dan kakak. Takut kita jadi trauma," ungkap seorang warganet.
"Gue diintipin pas pakai kamar mandi di Winduasri. Kaget banget pas nengok ke atas ada kepala bocil," kata warganet.
"Pernah ngalamin di rumah sendiri. Karena rumah gue kamar mandinya langsung di bawah genting kaca bening. Sampai sekarang traumanya masih ada, suka tengok-tengok ke atas pas mandi dan itu kebawa sampai ke manapun," tambah warganet.
Berita Terkait
-
Video Permintaan Maaf Pemuda yang Ketawa-ketawa usai Lempar Kucing, Netizen Tetap Murka: Enggak Sudi Gue!
-
Sepeda Motor Kurir Tersangkut Jalan Lumpur saat Antarkan Paket Tuai Simpati
-
Viral! Lelaki Mabuk Injak Mobil Mewah, Ujungnya Disuruh Ganti Rp 2 Miliar
-
Viral! Marah Anaknya Mabuk Diajak Minum Miras, Seorang Ibu Auto Turun Tangan Datangi Acara Dangdut
-
Cerita Misdi, Dapat Selebaran Bertuliskan Khilafatul Muslimin: Mereka Enggak Ngomong Apa-apa
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
-
Guyon Ogah Masuk Gorong-gorong, Pramono Pilih Kerja Pakai Otak dan Pikiran