Upacara pelantikan hari Rabu (01/06) ini dilakukan menyusul pelantikan PM Albanese bersama beberapa menteri utama sebelumnya.
Wakil Perdana Menteri Richard Marles, Bendahara Negara Jim Chalmers, Menteri Keuangan dan Menteri Urusan Perempuan Katy Gallagher serta Menteri Luar Negeri Penny Wong telah dilantik pekan lalu bersama PM Albanese, dan dilantik kembali hari ini (01/06).
Richard Marles telah pindah dari posisi sebelumnya menjadi Menteri Pertahanan.
PM Albanese menggambarkan jajaran menteri-menterinya sebagai "sama inklusifnya dengan Australia sendiri".
Rekor lainnya terjadi dalam penunjukan Linda Burney, perempuan Aborigin pertama yang menjadi menteri untuk urusan Aborigin Australia.
Saat dilantik, Linda mendapatkan tepuk tangan meriah dari koleganya yang turut dilantik oleh Gubernur Jenderal.
Menteri perempuan lainnya, Kristy McBain yang berasal dari faksi kanan Partai Buruh juga masuk jajaran kementerian.
Penunjukan Kristy menjadi Menteri Pembangunan Daerah dan Pemerintah Daerah merupakan lompatan jauh setelah duduk sebagai anggota DPR biasa selama dua tahun, menyusul kemenangannya di daerah pemilihan Eden-Monaro di NSW dalam Pemilu sela tahun 2020.
PM Albanese menyebut kemenangan Kristy di Dapil itu sangat penting bagi keberhasilan Partai Buruh dalam Pemilu.
Baca Juga: Tandingi Kunjungan Menlu Cina, Australia Kirimkan Menlu Wong ke Kepulauan Pasifik
PM Albanese juga telah menggeser beberapa portofolio kementerian masuk dalam kabinet dan mengeluarkan sebagian portofolio lainnya.
Portofolio Perumahan kini masuk jajaran kabinet sementara portofolio urusan Veteran dikeluarkan dari kabinet.
Anggota DPR Partai Buruh dari latar belakang Aborigin lainnya, Pat Dodson, meski tidak menjadi menteri, namun mendapat tugas khusus untuk mengawasi implementasi Pernyataan Uluru, bekerja bersama Menteri Urusan Aborigin Linda Burney.
Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari berbagai artikel ABC News.
Berita Terkait
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga