Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan bahwa ia dan Prabowo Subianto memiliki niatan baik yang sama, walaupun terkadang keduanya berbeda pandang.
Paloh berujar hubungan dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu yang sudah terjalin puluhan tahun juga mengalami naik turun.
"Ada masalah, kadang-kadang pasang surut. Kadang-kadang Mas Prabowo kan gak selalu tersenyum sama saya. Tetapi kami tahu semuanya kami punya niat baik yang sama," kata Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (1/6/2022).
Paloh menegaskan antara ia dan Prabowo memiliki keiingian sama dalam mengabdikan diri bagi bangsa dan negara
"Kami ingin mengabdikan diri kami bagi sumbangsih kami bagi kemajuan bangsa dan negara ini," ujar Paloh.
Paloh lantas mengatakan bahwa mereka memiliki modal yang cukup besar. "Modal kami ini cukup besar. Bukan berarti kepada teman-teman lain tidak besar juga, tapi cukup besar," tuturnya.
Selain itu, kedekatan antara Paloh dan Prabowo yang sudah terjalin puluhan tahun, dianggap Paloh juga menjadi suatu ukuran.
"Dan itu sesungguhnya pertemanan mendekati 40 tahun itu saya pikir satu ukuran yang bisa menjadi parameter juga," kata Paloh.
Diketahui, Prabowo menganggap tidak bisa sembarangan bertindak dalam menentukan koalisi bersama partai untuk Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, termasuk dengan NasDem yang baru saja dikunjunginya pada Rabu siang.
Menurut Prabowo, sekalipun telah berteman lama dan memiliki banyak kesamaan dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh, hal itu tidak serta merta membuat mereka lantas mempersatukan kedua partai untuk koalisi.
"Iya, tapi kan beliau pemimpin partai. Saya kan pemimpin partai. Kita kan tidak bisa bertindak, karena kita teman lalu kita atur sendiri-sendiri kan tidak bisa," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan masing-masing dari mereka selaku pimpinan partai tentu harus memiliki tanggung jawab. Mengingat adanya konstituen.
"Beliau punya konstituen, saya punya konstituen. Kita kan bertanggung jawab ya pak ya terhadap partai kita," ujar dia.
Namun Prabowo menegaskan, bahwa dirinya bersama Surya Paloh berkomitmen tetap menjaga keutuhan negara apapun yang terjadi.
"Tetapi bahwa kita komit, apapun terjadi, kita komit bersama-sama menjaga Pancasila, menjaga keutuhan RI. Jadi kita tidak hanya untuk Pemilu, kita lebih dari itu," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas
-
Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik
-
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup
-
Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak
-
Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif
-
Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?