Suara.com - Proses pemberangkatan jenazah ke peristirahatan terakhir umumnya diiringi dengan doa atau lagu yang sesuai agama masing-masing.
Namun proses pemberangkatan jenazah yang satu ini berbeda dari biasanya, karena bukannya diiringi doa justru ditemani oleh lagu superstar dunia, Justin Bieber.
"Permintaan almarhum, dinyanyiin lagu Justin Bieber sebelum keberangkatan ke kuburan," kata si pemilik video, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (2/6/2022).
Dipantau dari video unggahan akun Instagram @omg.indonesia.id, tampak sekelompok orang, yang kebanyakan adalah remaja putri, bersama-sama menyanyikan lagu Justin Bieber berjudul Ghost. Lagu ini sendiri memang menceritakan perpisahan dengan seseorang yang dicintai akibat kematian.
Masing-masing mereka terlihat memegang handphone, tampaknya sembari membaca lirik dari lagu tersebut. Sementara di hadapan mereka terdapat sebuah peti jenazah yang sudah dilengkapi dengan sejumlah ornamen.
Melihat penampilan orang-orang yang berkumpul, video ini tampaknya diambil di Bali. Meski begitu tidak ada keterangan kapan video pemakaman yang tak biasa ini direkam.
Tentu saja proses pemberangkatan jenazah yang lain daripada yang lain ini mencuri perhatian publik dan mendapat beragam respons.
"Beliebers die hard nih," celetuk warganet, merujuk pada nama penggemar Justin Bieber.
"Telinga masih berfungsi?" kata warganet lain, tidak habis pikir karena jenazah tentu sudah tak bisa mendengarkan lagu yang dinyanyikan para kerabatnya tersebut.
Baca Juga: Viral Aksi Pria Joget Terlalu Semangat saat Dzikir sampai Mengenai Jemaah Lain, Tuai Pro Kontra
"Kenapa ga balonku ada 5 aja siapa tau meletus balon hijau hidup lagi jenazahnya," seloroh warganet lain.
"Kalo fans trio macan pas meninggal minta di nyanyiin iwak peyek," imbuh warganet.
"Moga pas ditanya man robbuka, dia ga nyanyi beibeh... beibeh... beibeh... oooohhh," timpal yang lainnya, merujuk pada lagu berjudul Baby yang pernah sangat meledak di Indonesia.
Duh, ada-ada saja ya permintaan mendiang yang satu ini. Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Kecewa Status SMAN Bali Mandara Diubah, Puluhan Orang Geruduk Kantor DPRD Bali
-
Jelaskan Materi Mata Kuliah, Dosen Ini Malah Beri Gombalan ke Mahasiswanya
-
Viral Gadis Diberi Mahar Showroom Mobil, 1 Set Emas dan Uang Rp 300 Juta, Netizen: Sobat Misqueen Terguncang
-
Bukan Terharu, Bocah Laki-laki Syok Nangis Sesenggukan di Pernikahan Kakak saat Tahu Identitas Pengantin Wanita
-
Ular Kobra Yang Masuk Rumah Warga di Jembrana Akhirnya Dibunuh
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan