Suara.com - Pemerintah telah memastikan akan membayarkan gaji ke-13 untuk PNS/ASN pada bulan Juli 2022 mendatang. Pemberian gaji ke-13 oleh pemerintah ini telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2022. Apa saja kriteria penerima gaji ke-13?
Dalam Peraturan Pemerintah (PP) tersebut ada kriteria pengecualian penerima gaji ke-13 tahun 2022 ini. Kriteria pengecualian tersebut merupakan PNS yang sedang cuti di luar tanggungan negara atau sedang bertugas baik dalam negeri maupun di luar negeri dengan gaji yang ditanggung instansi yang menugaskan.
“Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tidak diberikan kepada PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a, huruf c, dan huruf d, dalam hal sedang cuti di luar tanggungan negara atau dengan sebutan lain; atau sedang ditugaskan di luar instansi pemerintah baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi tempat penugasan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 5 PP Nomor 16 Tahun 2022.
Dalam Pasal 3 PP Nomor 16 Tahun 2022, pencairan gaji ke-13 ini menggunakan dana APBN yang akan diberikan dengan kriteria penerima yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk CPNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), TNI, Polri, Pejabat Negara, dan pegawai non ASN yang bertugas. Kemudian ada pensiunan PNS, pensiunan TNI, pensiunan Polri, pensiunan pejabat negara dan keluarga perwakilan penerima pensiunan.
Gaji ke-13 ini berupa gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum dan 50 persen tunjangan kinerja sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan dan kelas jabatan. Bagi pegawai yang berstatus CPNS akan menerima gaji ke-13 sebesar 80 persen gaji pokok PNS dan tunjangan kinerja sebesar 50 persen. Gaji ke-13 ini akan cair sekitar bulan Juli 2022 yang bertepatan dengan tahun ajaran baru.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan bahwa gaji ke-13 ini bertujuan untuk membantu pada abdi negara untuk memenuhi kebutuhan anak yang masih sekolah terutama pada tahun ajaran baru. Selain itu gaji ke-13 ini menjadi faktor pendorong aktivitas perekonomian hingga proses akselerasi pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Itulah informasi seputar kriteria penerima gaji ke-13 yang akan diberikan oleh pemerintah pada bulan Juli 2022 ini. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Baca Juga: Tenaga Honorer Dihapus, Pegawai Non-PNS Kini Makin Mudah Jadi PNS atau PPPK
Berita Terkait
-
2 CPNS di Solo Mengundurkan Diri, Ini Lho Besar Gaji Pertama yang Diterima
-
Tenaga Honorer Dihapus, Pegawai Non-PNS Kini Makin Mudah Jadi PNS atau PPPK
-
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer 28 November, Pegawai Non-ASN Bakal Dites CPNS atau PPPK
-
Daftar 8 Bansos Cair Bulan Juni 2022, Mulai dari Bantuan untuk Pekerja hingga Pedagang Kaki Lima
-
8 Bansos yang Cair Bulan Juni 2022, Untuk Pekerja hingga Pedagang Kaki Lima
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga