Suara.com - Pergi melaksanakan ibadah haji ke tanah suci merupakan impian umat Islam di dunia. Banyak orang berusaha menabung agar bisa pergi melaksanakan ibadah haji. Namun tahukah, bahwa ada beberapa jenis barang yang tidak boleh dibawa jemaah haji di tanah suci?
Buat Anda yang punya niat untuk melaksanakan ibadah haji dan sedang dalam proses menanti giliran keberangkatan haji, selain mempersiapkan diri pada bekal apa saja yang dibawa selama ibadah haji, sebaiknya ketahui juga barang tidak boleh dibawa jemaah Haji. Dengan mengikuti peraturan, diharapkan perjalanan menjadi lebih nyaman.
Lantas barang tidak boleh dibawa jemaah haji selama melaksanakan ibadah haji itu apa saja? Simak penjelasan dalam artikel ini sampai habis untuk mendapatkan keterangan jelasnya.
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) melalui akun instagram resminya menjelaskan ada jenis barang-barang yang tidak boleh dibawa atau digunakan jemaah haji di tanah suci. Barang tidak boleh dibawa jemaah haji itu antara lain:
- Senjata tajam
- Perhiasan
- Uang tunai dalam jumlah berlebihan
- Barang yang mudah terbakar
- Peralatan yang mengandung gas
- Bahan peledak
- Barang yang berbahan magnet
- Cairan dalam botol seperti saus, kecap, dan sambal
- Makanan berbau menyengat
- Obat-obatan terlarang
- Gambar / VCD asusila dan sejenisnya
Larangan ini bertujuan untuk memastikan perjalanan jamaah haji berlangsung aman. Diinformasikan juga oleh Kemenag bahwa telah terdata sebanyak 99.489 orang yang dijadwalkan berangkat ibadah haji pada tahun 2022.
Dalam pelaksanaan ibadah haji 2022, kemenag menetapkan sejumlah aturan. Selain mengingatkan kembali soal barang tidak boleh dibawa jemaah haji, berikut aturan haji 2022 yang harus dipatuhi semua pihak.
- Berusia di bawah 65 tahun
- Calon jamaah haji sudah divaksin sesuai ketentuan pemerintah Arab Saudi
- Arab Saudi memberikan kuota haji tahun 1443 H/2022 M ke Indonesia sebanyak 100.051 jemaah, terdiri dari 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus.
- Calon jamaah haji melampirkan hasil tes PCR dengan hasil negatif, maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan
- Membuat sertifikat internasional Arab Saudi atau Tawakalna menggunakan aplikasi PeduliLindungi
- Calon jamaah haji sudah melunasi seluruh biaya haji.
Demikian itu informasi yang harus diperhatikan oleh seluruh calon jamaah haji berkaitan dengan barang tidak boleh dibawa jemaah haji. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: 3.000 Jemaah Haji Dapat Gelang Khusus dari Kementerian Kesehatan, Apa Fungsinya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah