Suara.com - Kepolisian Tulungagung razia ternak hingga 12 Juni 2022. Semua ternak dari luar kota yang menuju Tulungagung diminta putar balik, dilarang masuk ke Kabupaten Tulungagung.
Baik kambing, sapi, kerbau dan babi tidak diizinkan masuk ke Tulungagung.
Jajaran Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur proaktif menggelar operasi penyekatan jalur distribusi ternak di titik-titik perbatasan daerah itu guna mencegah wabah PMK atau penyakit mulut dan kuku.
Laiknya razia lalu lintas, petugas menepikan setiap kendaraan atau angkutan jenis pikap maupun truk yang membawa ternak, dari arah Kediri menuju Kabupaten Tulungagung.
Setelah kendaraan diberhentikan, petugas akan memeriksa kelengkapan surat kendaraan dan pengemudi yang selanjutnya melakukan pemeriksaan muatan ternak serta surat pendukungnya.
“Kami melaksanakan kegiatan ini sampai 12 Juni 2022," katanya.
Hingga saat ini belum ditemukan hewan ternak dari luar kota masuk ke Tulungagung.
Selain jalan utama, pihaknya juga menyekat jalur-jalur tikus menuju Tulungagung.
“Kami patroli rutin, jika ditemukan (ternak masuk) akan diputarbalikkan, termasuk jalur tikus maupun alternatif,” katanya.
Baca Juga: Puluhan Sapi di Riau Positif Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku
Sementara itu Kepala Dinas Peternakan, Mulyanto mengatakan Tulungagung merupakan sentra susu sapi.
Untuk itu sapi perah nantinya akan diprioritaskan untuk mendapat vaksin.
"Hasil dari rapat di Provinsi seperti itu, diprioritaskan untuk divaksin," jelas Mulyanto.
Sentra susu di Tulungagung berada di Kecamatan Pagerwojo dan Sendang.
Meski demikian pihaknya belum mengetahui jumlah vaksin yang bakal diterima.
Sebab hingga kini belum ada kabar lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Antara)
Berita Terkait
-
Kebakaran Hanguskan Lima Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Capai Rp70 Juta
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024
-
Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini
-
2 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung di Akhir Juli dan Awal Agustus 2026, Siap Panen Rezeki
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal