Suara.com - Proyek Jalur Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 2A Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS) terus dikebut. Terbaru, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membebaskan lahan di sekitar lintasan itu.
Lahan yang akan dibebaskan sekitar 111.812,04 meter persegi.
Lahan itu terletak di tujuh kelurahan dan dua kecamatan di Jakarta Utara.
Pengadaan tanah akan dilaksanakan sampai tahun 2023 sesuai waktu maksimal ketentuan Penetapan Lokasi.
Sementara itu pelaksanaan pembangunan direncanakan akan dimulai pada 2023 dan diharapkan Jalur LRT Jakarta Fase 2A Koridor Kelapa Gading-JIS dapat beroperasi pada 2025.
Belum ada data pasti, berapa anggaran yang disiapkan untuk rencana pembebasan lahan itu.
Berikut daftar lahan tersebut:
1. Luas Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 771,59 meter persegi
2. Luas Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 7.753,67 meter persegi
Baca Juga: Cara Beli Tiket Jakarta Fair 2022, Simak Langkah-langkah dan Harganya
3. Luas Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 6.542,12 meter persegi
4. Luas Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 18.633,59 meter persegi
5. Luas Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 9.815,34 meter persegi
6. Luas Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 300,5 meter persegi
7. Luas Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang dibebaskan lahannya sebesar 67.995,68 meter persegi
(Antara)
Berita Terkait
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat