Suara.com - Kurang afdhol rasanya jika berwisata ke Jawa Tengah, tidak mengunjungi Candi Borobudur. Selain bangunannya indah dan megah, dari atas candi wisatawan bisa melihat panorama gunung yang sungguh menakjubkan.
Namun kini, berwisata ke candi tersebut bisa menjadi sulit, karena pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, berencana menaikkan harga tiket untuk naik ke stupa Candi Borobudur mencapai Rp750 ribu untuk wisatawan lokal.
Meski menurutnya penetapan harga tersebut belum final, namun pernyataan Luhut tersebut telah menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat dan berbagai pihak.
Berikut sejumlah pro dan kontra mengenai rencana kenaikan harga tiket untuk naik ke atas Candi Borobudur.
1. Demi keselamatan Candi Borobudur
Direktur Utama Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Edy Setijono mengatakan harga tiket masuk kawasan Candi untuk wisatan lokal Rp50 ribu sedangkan untuk wisatawan mancanegara USD25.
Wacana kenaikan harga tiket masuk kawasan menjadi Rp750 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp1,4 juta untuk wisatawan asing, menurutnya sudah ditetapkan melalui rapat koordinasi dengan pemerintah pusat dengan berbagai alasan tertentu.
Salah satunya demi menjaga bangunan candi agar tidak mengalami kerusakan secara perlahan setiap harinya. Menurutnya, sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung yang naik ke Candi Borobudur perharinya bisa mencapai 10 ribu orang.
"Jadi orang naik ke candi karena dia sudah membayar mahal, saya kira dia akan sungguh-sungguh, dia akan belajar, dia akan mempelajari. Tapi kalau cuma foto-foto rugi kan bayar Rp750 ribu, di bawah saja. Karena ada aspek konservasi tadi," katan Edy Setijono beberapa waktu lalu.
Baca Juga: PSI Usul Warga Indonesia Beragama Buddha Gratis Masuk Candi Borobudur
2. Menparekraf tunggu masukan dari berbagai pihak
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno ikut angkat bicara mengenai rencana menaikkan harga tiket masuk Candi Borobudur.
Menurut dia, kenaikan tiket masuk Candi Borobudur bertujuan untuk menjaga dan melestarikan candi peninggalan leluhur tersebut.
Meski begitu, Kementerian Parekraf masih menunggu masukan dari berbagai, termasuk dari tokoh agama, terkait rencana kenaikan harga tiket tersebut.
"Masukan ini termasuk dari tokoh agama akan memberikan pengayaan pada berapa yang akan dibebankan kepada wisatawan," jelas Sandi pada Senin lalu (06/06/2022).
3. Harga tiket Candi Borobudur bukan kewenangan Kemdikbudristek
Berita Terkait
-
PSI Usul Warga Indonesia Beragama Buddha Gratis Masuk Candi Borobudur
-
Perbandingan Harga Tiket Candi Borobudur dengan Angkor Wat, Murah Mana?
-
Perbandingan Harga Tiket Masuk Borobudur dengan Candi Lain di Asia, Bisa Berkali Lipat!
-
Biksu Pannyavaro: Rakyat Kecil Sampai Meninggal Tak Mampu Naik ke Atas Candi Borobudur karena Harus Bayar Rp750.000
-
Membatasi Pengunjung, Harga Tiket Candi Borobudur Naik Berlipat-lipat, LP2K Jateng: Kurang Tepat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan