Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan video seorang pria yang ditarik-tarik oleh orangutan dalam kandang.
Pada rekaman video itu, memperlihatkan seorang pria mendekati kandang orangutan. Pria itu awalnya ingin mengajak orangutan bermain, namun bajunya langsung ditarik oleh primata tersebut.
Pria tersebut sontak kaget dan ketakutan minta tolong, bahkan kakinya pun ditarik oleh orangutan.
Videonya yang viral di media sosial itu menjadi sorotan. Dalam hal ini, pria yang bajunya ditarik orangutan melakukan klarifikasi dan meminta maaf.
"Abangnya yang lagi viral ditarik Orangutan minta maaf gaes," tulis akun Instagram @mintulgemintul.
Klarifikasi dan Permohonan Maaf
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @minulgemintul, pria tersebut menyatakan bahwa ia meminta maaf atas viralnya video miliknya.
Didampingi sang ibu, pria bernama Hasan Arifin itu menyatakan bahwa ia melanggar peraturan kebun binatang karena melewati pagar pembatas.
Hal ini yang membuat Hasan ditarik oleh orangutan di mana videonya viral di media sosial.
"Asslamualaikum, saya Hasan Arifin meminta maaf kepada pihak Kebun Binaang Kasang Kulim Zoo atas video saya karena saya sudah melewati pagar pembatas," ujar Hasan.
"Dan saya minta maaf atas viralnya konten saya, saya tidak membuat konten tersebut menjadi buruk," tambahnya.
Video klarifikasi Hasan sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Harusnya orangutannya ikut klarifikasi," komentar wargnet.
"Kena batunya kan bang, tapi enggak papa saya tertawa," imbuh warganet lain.
"Enggak usah minta maaf, soalnya menghibur," tambah warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu