Suara.com - Beredar kabar hoaks yang menyatakan bahwa jasad Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril sudah ditemukan. Adapun berita palsu tersebut sudah kadung tersebar ke publik sejak dibagikan oleh sebuah video YouTube bertajuk "INNALILLAHI, Detik-Detik Eril Kamil Ditemukan Warga Mengapung Di Pinggir Sungai."
Video yang mengabarkan berita palsu tersebut diunggah melalui kanal KABAR UPDATE pada Senin (6/6/2022). Namun, kabar penemuan jasad anak Ridwan Kamil yang diklaim oleh kanal YouTube tersebut tidaklah benar, alias hoaks.
Berikut perkembangan pencarian Eril yang dirilis secara resmi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss.
1. Pencarian Eril tetap berlanjut hingga sekarang
KBRI Bern melaporkan bahwa kepolisian setempat masih melanjutkan pencarian Eril hingga sekarang.
Pada Sabtu (4/6/2022) sore pencarian sudah dilakukan sepanjang 29 KM wilayah sungai Aare oleh polisi maritim Bern. Kendati demikian, belum ada hasil yang diharapkan.
2. Pencarian diperkirakan akan menghadapi hujan
Perkiraan cuaca wilayah Bern melaporkan bahwa cuaca beberapa waktu ke depan akan diliputi hujan dan badai, terutama di daerah pegunungan, sehingga debit air sungai Aare akan terus meningkat.
Situasi tersebut membuat pencarian sosok putra sulung Ridwan Kamil tersebut harus selalu menyesuaikan perubahan debit air.
Baca Juga: Jembatan Roboh Akibat Banjir Bandang Ciwidey, Ridwan Kamil Janji Akan Bangun Kembali
Meski demikian, naiknya debit air disinyalir akan menambah intensitas pengunjung sungai tersebut dan berkontribusi positif terhadap pencarian.
3. Berbagai metode pencarian dikerahkan
Berkat perubahan kondisi lapangan yang silih berganti, berbagai metode pencarian Eril dikerahkan menyesuaikan situasi dan kondisi. Patroli perahu dan susur darat menjadi metode utama yang selalu dikerahkan dalam pencarian Eril.
4. Perubahan metode dilakukan demi keselamatan
Pergantian metode yang dipakai dalam pencarian Eril yang masih berlanjut tersebut merupakan upaya untuk menjamin keselamatan para anggota tim pencarian. Adapun metode menyesuaikan dengan cuaca yang terjadi di lapangan.
5. Jumlah pengunjung diperkirakan akan meningkat ketika cuaca baik
Berita Terkait
-
Jembatan Roboh Akibat Banjir Bandang Ciwidey, Ridwan Kamil Janji Akan Bangun Kembali
-
Jembatan Roboh karena Banjir Ciwidey Akan Dibangun Lagi, Ridwan Kamil Minta Anak-anak Sementara Berputar untuk Sekolah
-
Doa Gubernur Sumbar Saat Takziah ke Rumah Ridwan Kamil: Insya Allah mmeril Kahn Mumtadz Syahid
-
Ribuan Orang Tua Sedang Harap-harap Cemas, Ridwan Kamil Pastikan PPDB Jawa Barat Adil dan Transparan
-
Sedang Asyik Bermain dengan Arka, Ucapan Ridwan Kamil Mencari Anaknya Jadi Sorotan Publik: Nyesek Banget!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim