Suara.com - Isu renggang hubungan Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri dibantah. Bantahan itu disampaikan sendiri oleh Jokowi.
Hal itu dikatakan Presiden kepada wartawan usai meresmikan Masjid At-Taufiq di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu.
Jokowi membantah hubungannya dengan Presiden ke-5 RI, sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri renggang.
"Siapa bilang renggang? Saya dengan Ibu Megawati sudah seperti keluarga besar. Jelas kan?" kata Jokowi.
Jokowi mengatakan dalam perjalanannya seorang anak menjadi nakal, dan itu adalah hal yang biasa.
"Bahwa dalam perjalanan, anak kadang ada yang bandel, ada yang nakal, biasa. Itu wajar. Jangan ditarik kemana-mana," tambahnya.
Sebelumnya, dalam sambutannya di acara peresmian masjid tersebut, Jokowi juga telah menegaskan bahwa Megawati sudah seperti ibunya sendiri.
"Saya sangat, sangat, sangat menghormati beliau," tegas Jokowi dalam sambutannya.
Menurut dia, hubungan anak dan ibu tersebut tak ubahnya hubungan batin, dimana ia sangat menghormati Megawati yang disebutnya tidak pernah kehilangan rasa kepercayaan sejak dulu.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Akui Jokowi Bawa Dampak Ekonomi Luar Biasa Lewat IKN
Megawati Soekarnoputri juga menegaskan hubungan dirinya dengan Jokowi adalah hubungan kekeluargaan.
Dia meminta media massa selalu mengedepankan etika jurnalistik dalam memberikan informasi ke masyarakat, khususnya terkait hubungannya dengan Jokowi.
Baginya, media massa saat ini terkesan kerap tak menjadikan kode etik sebagai pertimbangan.
Konteks yang dimaksud Megawati itu adalah soal pemberitaan mengenai hubungannya dengan Jokowi yang dikabarkan merenggang. (Antara)
Berita Terkait
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026