Suara.com - Jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, sudah ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss pada Rabu (8/6/2022) waktu setempat. Prosedur pemulangan jenazah pun tengah dipersiapkan Kang Emil.
Ridwan Kamil langsung terbang ke Swiss begitu tahu jasad sang anak sudah ditemukan. Rencananya jenazah Eril akan dipulangkan ke Indonesia pada Minggu (12/6/2022).
Pemulangan jenazah dari luar negeri ke tanah air tentu tidak bisa sembarangan. Pihak keluarga yang ditinggalkan perlu melalui berbagai prosedur yang sudah ditetapkan.
Lantas, bagaimana prosedur pemulangan jenazah dari luar negeri ke Indonesia?
- Beberapa syarat perlu disiapkan oleh keluarga yang mengurus pemulangan jenazah, seperti permohonan mengekspor jenazah dari agensi resmi, paspor jenazah, paspor pengiring jenazah, Medical Certificate of Cause of Death (MCCD) dari rumah sakit, izin ekspor dari otoritas setempat, Certificate of Sealing, dan Certificate of Embalming dari rumah sakit otoritas.
- Jika syarat-syarat di atas telah dipenuhi, maka Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara tersebut akan melakukan koordinasi dengan pihak berwenang yang mengurus jenazah.
- Melalui KBRI dan KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia), Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) akan menanggung biaya pemulangan jenazah jika keluarga yang mengurus pemulangan jenazah tidak mampu. Namun, keluarga harus mempunyai bukti berupa surat keterangan tidak mampu yang dikirim ke Kemenlu.
- Lalu, jika keluarga yang ditinggalkan mampu secara finansial, maka KJRI, KBRI, dan Kemenlu hanya mengurus perihal administrasi.
- Setelah urusan administrasi selesai, agen resmi pengiriman jenazah akan mempersiapkan peti mati sesuai tujuan dan cara pengiriman (jalur darat atau udara).
- Jika memilih jalur darat, biasanya hanya menggunakan peti mati biasa. Jika memakai jalur udara, peti mati yang digunakan harus sesuai standar dari dinas kesehatan dan petugas terkait di bandara.
- Selanjutnya, pihak agen menginformasikan jadwal keberangkatan dan perkiraan waktu tiba di tempat tujuan.
KJRI seringkali mengingatkan agar proses pemulangan jenazah dari luar negeri ke Indonesia dilakukan melalui jalur resmi.
Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya tindak kejahatan, seperti penyelundupan narkotika dan barang-barang terlarang ke dalam peti jenazah.
Di sisi lain, dikhawatirkan pemulangan dengan jalur yang tidak resmi akan membawa dampak buruk bagi kesehatan, apalagi jika jenazah itu memiliki riwayat penyakit menular.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Baca Juga: Jenazah Eril Ditemukan, Polri akan Tutup Yellow Notice Emmeril Kahn Mumtadz
Berita Terkait
-
Jenazah Eril Ditemukan, Polri akan Tutup Yellow Notice Emmeril Kahn Mumtadz
-
Jokowi Perintahkan Kemlu Bantu Pemulangan Jasad Eril Secara Maksimal
-
Jarak Bendungan Engehalde Dari Titik Awal Berenang Eril Jadi Perdebatan, Netizen: Kehendak Allah
-
Terpopuler: Tuai Perdebatan, Deddy Corbuzier Bangga Sebut Sang Istri Puteri Indonesia 2011, Anak Ridwan Kamil Ditemukan
-
Istri Ridwan Kamil Ungkap Jenazah Eril Tampan, Tersenyum, dan Wangi, Netizen: Akhir Hidup yang Indah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?