Suara.com - Pihak keluarga berharap dukungan masyarakat atas usulan mengganti nama Jakarta International Stadium (JIS) menjadi Stadion MH Thamrin terus bertambah. Mereka juga mengharapkan dukungan serupa bisa diberikan dari para tokoh betawi yang sudah cukup dikenal warga.
Hal itu dikatakan oleh Cucu MH Thamrin, Astuti Ananta Toer atau yang akrab disapa Titi. Titi menilai dukungan dari tokoh seperti Budayawan Betawi Ridwan Saidi dan tokoh lainnya di Badan Musyawarah Betawi (Bamus) Betawi bisa memberikan dampak positif pada usulan ini.
"Semoga ada pihak-pihak, tokoh-tokoh Betawi yang cukup dikenal seperti tokoh-tokoh di Bamus Betawi misalnya, Ridwan Saidi atau tokoh-tokoh Betawi lainnya yang juga punya kecintaan terhadap MH Thamrin," ujar Titi saat dihubungi Suara.com, Jumat (10/6/2022).
Titi juga mengapresiasi cara menggalang dukungan mengganti nama JIS jadi stadion MH Thamrin lewat petisi online di situs change.org ini. Pasalnya, dalam waktu satu pekan, sudah lebih dari 5 ribu orang yang menandatanganinya.
"Lebih bersyukur lagi karena MH Thamrin masih diingat, malah jasanya kembali diangkat dalam bidang yang jarang diketahui, yaitu sepakbola Jakarta dan Indonesia," jelasnya.
Kendati demikian, Titi menyerahkan sepenuhnya keputusan mengganti nama JIS atau tidak kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Kami mendukung. Kami berdoa. Tetapi, semua berpulang keputusannya kepada publik dan Pemerintah DKI Jakarta," ujarnya.
Sejauh ini, Pemprov DKI memang belum menjalin komunikasi dengan pihak keluarga untuk mengganti nama JIS menjadi Stadion MH Thamrin. Namun, keluarga sudah pernah diundang untuk menemui Gubernur Anies Baswedan dalam Festival 125 tahun MH Thamrin pada tahun 2019 lalu.
"Ada juga seminar di Balaikota dengan tema 'Dari Lapangan VIJ Menuju Stadion MH Thamrin'. Pak Gubernur Anies Baswedan datang membuka. Malah ikut pertandingan persahabatan yang diselenggarakan panitia," ucapnya.
"Kami sanak family Thamrin yang datang disapa disalami dan berfoto bersama," tambahnya memungkasi.
Petisi Ubah Nama Stadion
Sebelumnya, Sejarawan JJ Rizal meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengganti nama Jakarta International Stadium (JIS) menjadi Stadion MH Thamrin. Untuk mewujudkan hal ini, ia bahkan mengumpulkan dukungan masyarakat lewat petisi daring atau online.
Petisi online ini disampaikan lewat situs change.org dengan judul Lebih Cocok Nama JIS Jadi Stadion MH Thamrin! Petisi ini langsung ditujukan kepada Anies dan sampai Kamis (2/6) pagi, telah ditandatangani 574 orang.
Saat dikonfirmasi, Rizal menyebut ada dua alasan yang mendorongnya menginsiasi petisi online ini. Pertama adalah karena berdasarkan Undang-udang nomor 24 tahun 2009, seharusnya penamaan bangunan milik pemerintah tidak menggunakan bahasa asing.
"Kedua, bangunan monumental seharusnya diberikan nama tokoh yang monumental juga jasanya dalam sejarah kita, terutama sejarah sepak bola," ujar Rizal saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (2/5/2022).
Berita Terkait
-
Muncul Petisi Ganti Nama JIS Jadi Stadion MH Thamrin, Gerindra Minta Anies Segera Tanggapi
-
Nama Jakarta International Stadium Diusulkan Ganti Jadi Stadion MH Thamrin, Kenapa?
-
Bersurat ke Anies, JJ Rizal: Semoga Gubernur Umumkan Nama Stadion MH Thamrin Secara Resmi pada 25 Juni
-
Petisi Ganti Nama JIS Jadi Stadion MH Thamrin, PSI: Memang Sepatutnya Pakai Nama Tokoh Betawi
-
Pemprov DKI Bakal Kaji Usulan Ganti Nama JIS Jadi Stadion MH Thamrin
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba