Suara.com - Seorang pria di Gresik, Jawa Timur viral seusai menikahi kambing bernama Sri Rahayu bin Bejo. Peristiwa tak wajar itu persisnya terjadi di Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng pada Minggu (5/6/2022).
Dalam sebuah video, memperlihatkan seorang pria diarak bersama kambing betina. Lantas, apakah peristiwa ini benar-benar terjadi? Berikut 8 fakta yang juga termasuk kronologinya.
1. Kronologi Pernikahan dengan Kambing
Kabar pernikahan tersebut pertama kali diunggah melalui YouTube Mata Lensa Gresik. Dalam video viral itu, memperlihatkan prosesi akad nikah secara adat yang sakral.
Tampak mempelai pria mengenakan setelan hitam dan blangkon hijau. Tak hanya itu, kambing betina berwarna putih itu juga didandani menggunakan kalung bunga seperti pengantin pada pernikahan umumnya.
Layaknya pernikahan sungguhan, pernikahan pria dengan seekor kambing tersebut juga dihadiri para tamu undangan, dihias dengan dekorasi lengkap, serta disediakan seserahan.
2. Apa Alasan Menikahi Kambing?
Pria yang menikahi kambing, yakni Satrio Paningit alias Arief mengatakan, pernikahan dilakukan demi menjaga dan mempersatukan Bumi Nusantara dan Bumi Pertiwi.
Pasalnya, Arif mengaku menerima petunjuk alias wangsit untuk menikahi si kambing, yakni Sri Rahayu sekitar setahun yang lalu.
Baca Juga: Jenazah Eril Tiba Hari Ini, Masyarakat Bisa Ziarah Kubur Setelah Pemakaman oleh Keluarga
Menurutnya dengan menikahi kambing, ia yakni tidak akan ada lagi adu domba. Terlebih, ia beberapa waktu lalu sering mendapat wangsit atau bisikan agar segera menikahi kambing.
3. Hanya untuk Konten
Video pernikahan tersebut tentu membuat gempar warganet. Apalagi peristiwa tersebut difasilitasi seorang anggota dewan. Banyak orang yang mengecam, namun kemudian diketahui jika pernikahan ini dilakukan hanya demi konten.
Adapun pernikahan nyeleneh yang digelar di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu (5/6/2022) itu ternyata hanya untuk konten media sosial.
4. Anggota DPRD Gresik yang Ikut Hadir Meminta Maaf
Anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto meminta maaf telah membuat kegaduhan atas pria menikahi kambing yang menjadi viral. Politisi NasDem ini juga mengaku bahwa video itu hanya untuk konten TikTok.
"Kami mengklarifikasi bahwa itu hanya konten, tidak membawa agama atau menyinggung sisi agama manapun,” katanya.
5. Dapat Kecaman dari Berbagai Pihak
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganggap aksi pria menikahi kambing di Gresik merupakan perbuatan haram, meski untuk konten.
Sebelumnya, Muhammadiyah dan NU juga sepakat mengecam aksi manusia menikah dengan kambing betina tersebut.
Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq mengatakan, pria menikah dengan kambing merupakan perilaku menyimpang dan dosa besar.
6. Dapat Teguran dari NasDem
Partai NasDem Gresik menegur dua anggotanya yang terlibat ritual pria menikahi dengan kambing. Mereka adalah Nurhudi Didin Arianto dan Moh Nasir.
Sehari sebelum ritual itu, Nurhudi mengundang koleganya karena akan ngunduh mantu di padepokannya yang ternyata pernikahan antara manusia dengan kambing.
Sekretaris NasDem Gresik, Ainul Fuad mengatakan, pihaknya sudah menegur anggota yang terlibat dan meminta agar persoalan ini tak terulang di kemudian hari.
7. Pimpinan DPRD Turun Tangan
Pimpinan DPRD Gresik akhirnya turun tangan menyelisik keterlibatan anggota dewan dalam ritual pria menikah dengan kambing. Pasalnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) Muhammad Nasir turut terlibat.
Tiga pimpinan dewan yakni Mujid Riduan dari Fraksi PDIP, Abdul Qodir Fraksi PKB, dan Ahmad Nurhamim dari Fraksi Partai Golkar sepakat mengambil alih terkait adanya kasus perkawinan manusia dengan kambing.
8. Kemenag Ikut Angkat Bicara
Terkait peristiwa itu, Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag M Fuad Nasar menilai bahwa tidak sepatutnya hal tersebut dilakukan. Ia berpesan agar masyarakat mampu menjaga sakralitas pernikahan.
“Hormati sakralitas lembaga pernikahan. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang agamis," kata Fuad dalam keterangan tertulis pada Jumat (10/6/2022).
"Maka ketika bicara pernikahan atau perkawinan dalam pikiran bawah sadar tentu yang dimaksud pernikahan menurut hukum agama atau kepercayaan masing-masing, tidak ada selain itu,” lanjutnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jenazah Eril Tiba Hari Ini, Masyarakat Bisa Ziarah Kubur Setelah Pemakaman oleh Keluarga
-
Gresik United Rekrut I Gede Sukadana dan Imam Witoyo
-
Terpopuler: Penemu Jenazah Eril, Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit
-
Detik-detik Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit saat Tanding Sepakbola
-
Kronologi Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit Dalam Turnamen Pakujaya Cup
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan