Suara.com - Para pemuda yang tergabung dalam Komite Generasi Muda Timur Indonesia (Kogam Timur), membantah dengan tegas undangan deklarasi Zainudin Amali sebagai Calon Gubernur Provinsi Gorontalo.
"Kami membantah undangan yang tersebar mengatasnamakan MPO KNPI terkait deklarasi Zainudin Amali sebagai Gubernur Provinsi Gorontalo, karena beliau tidak punya niatan untuk maju sebagai Calon Gubernur Provinsi Gorontalo 2024," kata Koordinator Kogam Timur, Afandi S, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Senin (13/6/2022).
Ia berharap kepada MPO KNPI agar tetap menjaga marwah KNPI sebagai organisasi kepemudaan. "KNPI adalah organisasi kepemudaan yang independen bukan organisasi politik," imbuhnya.
Menurutnya jika dilihat dari rekam jejaknya Zainudin Amali adalah tokoh Indonesia Timur di kancah perpolitikan nasional, selain itu pasca Jusuf Kalla, Zainudin Amali juga adalah tokoh nasional Golkar.
"Jadi MPO KNPI harus banyak mencari referensi tentang rekam jejak Zainudin Amali, dan harus punya etika komunikasi politik, agar meminta izin dulu kepada beliau karna itu sangat merugikan reputasi beliau," tutup Afandi S.
Berita Terkait
-
Rifda Irfanaluthfi Peraih Emas SEA Games 2021 Curhat di Medsos: Masak Iya Pak, Saya Juga yang Beli Alatnya
-
Dinas Koperasi Gelar Pelatihan Barista di Kota Gorontalo
-
Menpora Sebut Perolehan Medali Indonesia di SEA Games Vietnam Jadi Parameter Pengiriman Atlet
-
Menpora Sebut Piala Presiden 2022 Jadi role Model Liga 1 dan 2
-
Menpora Tak Akan Intervensi Pemilihan Pelatih Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk