Suara.com - Seorang mahasiswa curhat dibuang dari circle pertemanan di kampusnya karena masih perawan. Curhatan tersebut ia kirimkan ke base Twitter @tanyarlfes pada Rabu (15/06/22).
Mahasiswa ini kemudian mengaku merasa bingung karena ia tidak memiliki teman lagi di kampusnya.
"Di-kick perkara circle di kampus. Bingung nggak ada teman lagi sekarang. Semangatin sender ya," ungkap pengirim cuitan.
Dalam cuitannya, mahasiswa ini mengirimkan foto kolase berisi bukti chat WhatsApp dari temannya.
Salah satu temannya mengirimkan chat, mengatakan bahwa di zaman sekarang seseorang yang belum pernah melakukan hubungan seks di luar nikah merupakan anak yang tidak gaul.
Teman dari pengirim cuitan ini kemudian mengatakan bahwa dirinya dan teman lain yang berada di circle tersebut sering melakukan hubungan seks di luar nikah bersama pasangannya.
"Beb, zaman sekarang kalau nggak nge** bukan anak gau. Kita loh, cewek-cewek sering nge** sama cowok sendiri. Bukan karena murahan ya, tapi nyari tahu yang enak yang mana. Emang kamu mau kalau nanti dapat yang nggak jago?" isi chat temannya.
Temannya ini kemudian menyuruh pengirim cuitan untuk mencoba melakukan hubungan terlarang tersebut.
"Masalah dosa ya emang dosa, tapi kita wajib nyoba dulu. Kita berhak. Cuma nyaranin aja ya, kita lahir aja penuh dosa, tapi kita nggak sadar sih kalau banyak dosa. Nggak papa cobain aja dulu," ungkap temen pengirim cuitan.
Baca Juga: Waspada! Begal Rekening Modus Soceng, Hitungan Menit Uang Langsung Habis
Pengirim cuitan ini tampak tidak membalas chat beruntun yang dikirimkan oleh temannya ini. Temannya pun terus mengirimkan chat-nya lagi. Ia turut mengatakan bahwa perawan atau tidaknya perempuan hanyalah mitos belaka.
"Yang berhijab juga banyak yang nge** lho, karena mereka ingin nyari yang jago. Perawan enggak itu mitos. Udah jangan takut," kata temannya.
Teman dari netizen ini pun kemudian protes karena si pengirim cuitan hanya membaca pesannya.
Akhirnya, teman kuliahnya ini mengatakan bahwa jika pengirim cuitan ini tidak mau
melakukan hubungan badan di luar nikah maka tidak perlu berada di circle pertemanannya.
"P. Kok cuma dibaca aja. Gini ya, kalau kamu masih perawan jangan gabung sama circle kita ya. Malu-maluin soalnya kalau masih mau ditunggu videonya. Tenang, nggak bakal disebarin, cukup kasih tahu ke kita video nge** kamu sama pacarmu itu," pesan temannya.
Temannya juga sempat mengatakan pada pengirim cuitan ini untuk tidak sok suci, dan kembali memperingatkannya jika hanya membaca chatnya maka akan langsung di-kick dari grupnya.
Berita Terkait
-
Waspada! Begal Rekening Modus Soceng, Hitungan Menit Uang Langsung Habis
-
Warga Jatikarya Duduk di Pintu Masuk Tol Cimanggis Cibitung, Minta Gratiskan Pengguna Tol, Publik: Ganti Untung
-
Maksa Banget, Truk Overload Lewat Jalan Jembatan Besi Kukar, Warganet Singgung Soal Otak
-
Pemuda Koboi Bar Senopati Sempat Bohongi Polisi, Serahkan Pistol Mainan Agar Tak Dihukum Berat
-
Video Mesum Sejoli Diduga di Pantai Pererenan Mengwi, Pihak Desa Membantah
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua