Suara.com - Roy Suryo yang namanya dulu melambung sebagai pakar telematika belakangan kerap menyita perhatian publik karena sering mengunggah konten kontroversial. Apa saja deretan kontroversi Roy Suryo?
Terbaru, pria asal Yogjakarta ini mengunggah gambar stupa borobudur yang wajahnya diedit sedemikian rupa hingga mirip Presiden RI, Jokowi. Dalam akun Twitter pribadinya, Roy Suryo menulis unggahannya hanya bersifat ringan dan dikaitkan dengan kenaikan harga tiket naik bangunan candi Borobudur.
Rupanya, foto itu bukan editan Roy Suryo karena menurut pengakuannya, sudah ada dua orang yang sebelumnya mengunggah foto yang sama di internet. Kini, foto yang dianggap melecehkan presiden dan Candi Borobudur sudah ia hapus.
"Mumpung akhir pekan, ringan-ringan saja twit-nya. Sejalan dengan protes rencana kenaikan harga tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50 ribu) ke 750 ribu yang (sudah sewarasnya) DITUNDA itu, banyak kreativitas netizen mengubah salah satu stupa terbuka yang ikonik di Borobudur itu, LUCU, he-3x. AMBYAR," tulisnya.
Fotonya langsung membuat warganet heboh dan tagar berisi kata "tangkap Roy Suryo" langsung viral pada Rabu (15/6/2022). Ia akhirnya membuat klarifikasi di akunnya dan berkata foto hanya ia repost.
"Agar tidak ada yang memprovokasi lagi dan dianggap mengedit karena ketidakfahamannya, maka postingan tersebut saya drop. Case close. Jelas-jelas sudah ada dua asli pengunggah sebelumnya," tulis Roy Suryo sambil menyematkan nama dua akun yang ia maksud.
Deretan Kontroversi Roy Suryo
1. Kontroversi Roy Suryo memotong video Menag Yaqut Cholil Qounas
Pada bulan Februari lalu, Roy Suryo membuat heboh karena memotong video Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qounas yang menjelaskan mengenai volume toa masjid. Akibatnya, ia dilaporkan ke polisi atas tuduhan membuat kegaduhan di masyarakat.
Baca Juga: Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja Pernah Gelar Pengajian Akbar di Lubuklinggau
2. Kontroversi Roy Suryo di bandara
Kontroversi Roy Suryo ini sudah terjadi agak lama, sekitaran tahun 2013 ketika ia hendak bepergian dengan pesawat dan membawa banyak barang bawaan yang disimpan dalam 6 tas.
Masalahnya, semua tas itu ingin dibawa masuk ke kabin pesawat sementara aturan penerbangan hanya memperbolehkan seorang penumpang membawa dua tas ke dalam kabin.
3. Kontroversi Roy Suryo tak hapal lagu Indonesia Raya
Ketika Roy Suryo menonton pertandingan sepak bola di Stadion Maguwoharjo, Sleman, di bulan Agustus 2013, ia terciduk salah menyanyikan lirik lagu Indoesia Raya.
Parahnya, hal ini terjadi ketika ia ingin menenangkan suasana karena kericuhan supporter. Ia mengajak penonton untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya tapi justru dirinya sendiri yang salah lirik.
Tag
Berita Terkait
-
Mau Tinjau Proses Restorasinya, Presiden Jerman Akan Kunjungi Candi Borobudur
-
Zulkifli Hasan Jadi Menteri dengan Izin 'Pembatatan' Hutan Terbesar, Capai 2,4 Juta Hektar
-
Jumat Besok, Candi Borobudur Ditutup dari Pukul 07.00 Hingga 12.00 WIB, Ada Apa?
-
Cuitan-cuitan Kontroversial Roy Suryo Soal Jokowi, dari Sales hingga Gestur Tangan
-
Kronologi Roy Suryo Unggah Foto Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi hingga Klarifikasi, Tuai Kecaman
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?