Suara.com - Seorang anak harusnya masih menikmati masa-masa bermain dan belajar. Sayangnya tak semua anak memilki kesempatan yang sama.
Seperti seorang anak yang dibawa mengamen oleh orang dewasa di tengah teriknya siang.
Video anak yang disuruh mengamen tersebut beredar di media sosial, salah satunya akun Instagram @terang_media.
"Anak kecil dimanfaatkan disuruh ngamen panas-panasan sambil menyanyi bersama sang ibu," tulis akun Instagram @terang_media.
Anak Ngamen Ibu Bawa Sound
Pada video yang beredar, anak yang diikutkan cari uang dengan mengamen tersebut terjadi di Pasar Klakah, Lumajang.
Video tersebut memperlihatkan anak kecil berpakaian pink menyanyi dengan mikrofon di tangannya.
Dia bernyanyi diiringi musik dari sound yang dibawa oleh perempuan di mana diduga sebagai ibunya.
Anak tersebut bernyanyi dari satu kios ke kos lainnya dalam suasana siang yang terik.
Baca Juga: Potret SPBU di Tengah Laut Viral, Warganet: Kirain Pom Bensin Kebanjiran
Sambil dituntun sang ibu, anak tersebut terus menyanyikan lagu milik Kangen Band, Cinta Sampai Mati.
Saat anak tersebut bernyanyi, sang ibu membawa sound sambil menerima uang.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Mau heran tapi Indonesia," komentar warganet.
"Ingat generasi penerus tergantung perilaku orangtua pada anak sejak dini, semoga dinas perlindungan anak Kabupaten Lumajang melihat berita ini," imbuh warganet lain.
"Ya Allah anak segitu masih seneng main," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa