Melansir akun Instagram @underc0ver.id, kakek penebang tebu itu kini meminta maaf atas rekayasa yang sudah dilakukannya.
Lewat video yang tampak dibuatnya bersama anggota polisi tersebut, Sunardi mengaku sudah berbohong dan uang mainan yang dibawanya ke pasar adalah yang ditemukannya di jalan.
"Saya Sunardi bin Sirat memohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia atas terjadinya video viral uang mainan yang saya belanjakan di pasar," kata Sunardi, dikutip Suara.com pada Selasa (21/6/2022).
"Uang mainan tersebut adalah saya nemu di pinggir jalan, bukan hasil tebang tebu di PTGM. Jadi itu semua adalah rekayasa saya sendiri," imbuhnya.
6. Publik Tak Yakin dengan Pengakuan Sunardi
Melansir kolom komentar akun @underc0ver.id, warganet menilai permohonan maaf Sunardi tersebut tidak meyakinkan.
Banyak yang berspekulasi sang buruh ditekan oleh pihak-pihak tertentu, apalagi karena sebelumnya mandor Sunardi sudah meminta maaf dan mengaku memberikan uang mainan anaknya.
"DITEKAN KAH? The power of..." komentar warganet.
"Jelas di tekan pasti, nyatanya mandornya uda terlanjur bilang duit mainan anaknya," ujar warganet.
Baca Juga: Waspada! Maling Modus Minta Garam Berkeliaran di Cibubur, Publik: Padahal Siang Bolong, Nggak Ngaruh
"Kelihatan bohong nih, si kakeknya pasti ditekan agar nanti kesalahan mandor beralih ke dia. Nggak masuk akal si kakek ketemu uang dia jalan pertanyaannya siapa gitu yang mau naruh dijalan uang begituan ?" kata warganet.
"Nemu uang mainan di jalan ko nominal nya bisa sama ya sama nominal upah yang seharusnya di terima sama si kakek ??" imbuh warganet lain.
"Lah mandornya udah jelas-jelas minta maaf. Piye toh iki?" timpal yang lainnya.
Video permintaan maaf Sunardi selengkapnya bisa disimak di sini.
Berita Terkait
-
Belasan Kali Beraksi, Maling Motor Ambruk Usai Kedua Kakinya Ditembak, Lihat Tampangnya
-
Viral Diupah Pakai Uang Mainan, Kakek Sunardi Meminta Maaf Telah Berbohong
-
Geger Kakek di Lampung Digaji Pakai Uang Mainan, Mandor Minta Maaf Akui Lalai Bayar Upah Pakai Mainan Anak
-
Heboh Kakek Ini Digaji Pakai Uang Mainan Usai Kerja Tebang Tebu, Netizen Ramai-ramai Colek Polres Tuba Minta Usut Tuntas
-
Diduga Demi Konten, Pria Sengaja Bayar Upah Pembersih Selokan Pakai Uang Mainan, Publik Ikut Naik Darah
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok