Suara.com - Massa mahasiswa dari Aliansi Nasional Reformasi KUHP menggelar unjuk rasa saat Presiden Jokowi berulang tahun diadang aparat kepolisian di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2022). Mereka tidak diperbolehkan berunjuk rasa di ruas Jalan Merdeka Barat yang mengarah ke Istana Negara.
Pantauan Suara.com, massa aksi yang berasal dari Universitas Indonesia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan elemen masyarakat lainnya tiba di kawasan Patung Kuda atau di depan pintu masuk Tugu Monas sekitar pukul 14.27 WIB.
Setelah sebelumnya mereka menggelar long march dari IRTI Monas. Namun saat berusaha menuju ke dekat Patung Kuda yang menuju ke arah Istana Negara, puluhan aparat kepolisian melakukan pengadangan.
Bahkan sempat terjadi dorong-dorongan antara massa dengan kepolisian, yang mengakibatkan seorang perempuan pengunjuk rasa terjatuh.
Akhirnya massa unjuk rasa tidak bisa menggelar aksi di ruas Jalan Merdeka Barat. Mereka diarahkan ke depan halaman gerbang masuk kawasan Monas.
Demo saat HUT Jokowi
Seperti diketahui, unjuk rasa yang digelar massa Aliansi Nasional Reformasi KUHP bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Jokowi ke 61.
Unjuk rasa yang mereka gelar dengan judul: Hadiah Ulang Tahun Presiden Jokowi: Somasi RKUHP."
Dalam unjuk rasanya mereka menyampaikan sejumlah tuntutannya, yakni mendesak Presiden dan DPR RI untuk membuka draf terbaru RKUHP dalam waktu dekat.
Baca Juga: Viral Video Jokowi Menghadap Megawati, Warganet: Masuk Ruang BP Moment!
Kemudian menuntut Presiden dan DPR RI untuk membahas kembali pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP. Ketiga mereka mengancam akan melakukan unjuk rasa yang lebih besar, jika tuntutannya tak dipenuhi.
Berita Terkait
-
Dikepung Beramai-Ramai, Jokowi Bak Tengah Disidang di Ruangan Megawati
-
Jokowi Ingatkan Jaga Ekonomi Indonesia, Sudah Ada 60 Negara Masuk Daftar Ekonomi Mau Ambruk: Mengerikan
-
Jokowi Ultah ke-61, Rakyat Hadiahi Gelar Unjuk Rasa Tuntut RKUHP
-
Istana Digeruduk Buruh dan Mahasiswa, Jalan Merdeka Barat Ditutup Polisi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045