Suara.com - Seorang penghuni rusun curhat miliki tetangga yang sering kali membuat keributan dan suka membuang sampah di dekat pintu kamarnya. Curhatan ini dikirimkan melalui akun Twitter @SeputarTetangga pada Sabtu (25/06/22).
Dalam unggahannya, pengirim cuitan ini menuliskan, "Sampah sendiri ditaruh ke dekat pintu orang lain".
Pada awal curhatan ini, pengirim cuitan menjelaskan bahwa dirinya tinggal di sebuah rusun. Rusunnya ini memiliki tembok yang tidak cukup tebal sehingga ketika ada tetangga mengobrol maka akan terdengar hingga kamarnya.
Di depannya kamar rusunnya ditempati oleh seorang laki-laki dan juga perempuan. Ia mengungkapkan bahwa tidak mengetahui status dari tetangga depan kamarnya.
"Jadi, aku tinggal di semi apartemen atau biasa disebut rusun. Tapi ini versi menengah. Bangunan juga nggak setebal apartemen pada umumnya. Di mana kalau kami lagi di ruang tamu bisa mendengar orang di luar yang lagi ngobrol. Di depanku ada cowok dan cewek yang nempatin. Kurang tahu mereka pasutri atau bukan," ungkapnya di awal curhatan.
Pengirim cuitan ini kemudian mengungkapkan bahwa tetangga depan rusunnya ini sering kali berbicara dengan suara yang sangat keras sehingga terdengar hingga lantai bawah. Hal tersebut begitu menganggu ketenangan penghuni lain, termasuk dirinya.
"Kalau mereka ngomong tuh nyaring banget, kedengaran sampai lantai bawah. Macam mereka saja yang punya mulut. Terus mohon maaf yang laki-laki juga agak melambai, jadinya kalau dia lagi ngobrol, suaranya juga nyaring kayak perempuan. Mengganggu ketenangan banget. Belum kalau mereka bawa keluarga, persis kayak orang tinggal di hutan pada saling teriak-teriak," lanjutnya.
Selanjutnya, ia menceritakan mengenai tingkah tetangga rusunnya yang suka membuang sampah di dekat pintu kamarnya.
Awalnya, ia masih mau membantu membuang sampah tersebut. Namun, di hari selanjutnya, tetangganya ini kembali melakukan hal yang sama hingga sampah-sampah tersebut menumpuk.
"Nah, beberapa hari ini, mereka lagi nyapu terus sapu dan sampahnya ditaruh di samping pintuku beserta sapunya. Itu mereka nggak pakai pengki, jadi sampahnya langsung di lantai. Aku buangin ke tempat sampah. Eh, besoknya ditaruh lagi sampah baru, bertambah dengan pengkinya. Masih aku biarin aja awalnya, tapi kok semakin hari semakin banyak nih sampah," jelasnya.
Pengirim cuitan ini pun merasa jengah. Ia hanya menggerutu akibat ulah tetangga depan kamar rusunnya.
Di akhir curhatannya, ia meminta saran dari publik terkait cara menegur tetangganya yang sering kali menaruh sampah di dekat pintu rusunnya.
"Mohon saran, enaknya ngasih teguran gimana ya biar sadar? Karena sebenarnya saya juga malas kasih teguran. Terakhir, itu sampahnya saya pindahin di dekat pintunya dia. Belum saya cek lagi apa sampahnya masih di situ apa berpindah ke depan pintu saya," pungkasnya.
Respons Warganet
Setelah membaca curhatan ini, beberapa warganet menuliskan beberapa sarannya. Dari mulai mengembalikan sampah ke depan pintu tetangganya, mengajak ngobrol secara baik-baik, hingga adu jotos.
Berita Terkait
-
Viral Curhat Warganet, Pagar Rumahnya Dijadikan Tempat Jemur Bantal Guling Oleh Tetangga, Ternyata Banyak yang 'Relate'
-
Bahaya! Pintu Bak Belakang Truk Terbuka Diduga Gegara Sopir Lalai, Sempat Sabet Kendaraan Lain
-
Sakit Hati Ditolak Saudara saat Hendak Elus Perutnya yang Sedang Hamil, Alasannya Takut Ketularan Sifat Pelit
-
Viral Curhatan Soal Ibunya yang Terkena Santet dari Tetangga, Kolom Komentarnya Banjir Pro Kontra Warganet
-
Viral Remaja Usia di Bawah 19 Tahun Langsungkan Prosesi Nikah, Netizen Ungkap Ada Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!