Tak sedikit kakek nenek yang berkenan menggelontorkan lebih banyak uangnya untuk memberikan hadiah kepada cucunya. Bukan cuma banyak, tak jarang hadiah yang diberikan juga sangat mewah.
Melansir orami.co.id, tipe kakek nenek seperti ini dikategorikan sebagai super shopper grandparents, alias kakek dan nenek yang terlalu memanjakan cucunya. Alhasil mereka bersemangat dan berlebihan dalam berbelanja barang-barang untuk sang cucu.
Namun patut digarisbawahi, menurut Psikolog Klinis Pramudita Tungga Dewi, kebiasaan seperti ini bisa berdampak pada tumbuh kembang anak.
"Hadiah yang dibelikan kakek nenek (tidak jarang) jauh lebih mahal dibandingkan yang dibelikan orang tua, dan membelikan barang yang tidak sesuai value orang tua. Nah hal ini dapat berdampak pada perilaku anak," jelas Pramudita.
Kebiasaan ini bisa membuat anak menjadi manja dan hanya bergantung pada kakek-neneknya. Alhasil anak-anak jadi hanya mau menuruti kakek-neneknya karena merasa keinginannya hanya dipenuhi oleh mereka.
Efek jangka panjangnya tentu saja anak yang jadi tidak patuh kepada orangtuanya sendiri.
Karena itulah, sangat penting untuk orang tua menetapkan garis batas yang jelas agar kakek nenek tidak terlalu memanjakan cucu-cucu mereka dengan hadiah.
Berita Terkait
-
Viral Seorang Ibu Minta Pelegalan Ganja Medis di CFD, DPR Langsung Berencana Bikin Kajian
-
Arumi Bachsin Turun dari Mobil Dinilai Tak Hiraukan Sambutan, Videonya Tuai Perdebatan Publik
-
Teman Lagi Tidur Pakai Headset, Pria Ini Ganti Lagu Jadi Video Siksa Kubur
-
Ngeri Banget! Pria Tepergok Pegang-pegang Tubuh Anak Orang di Mal, Pelaku Mau Kabur Berkelit Sudah Minta Maaf
-
Viral Acara Dihadiri Tamu Undangan Berpeci dan Berhijab, Hiburannya Malah Joget Begini, Publik: Panitia Salah Konsep
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah