Suara.com - Sebuah video yang meresahkan sedang beredar luas di media sosial. Pasalnya terlihat seseorang yang dianiaya dengan cukup brutal oleh teman-temannya.
Mirisnya, penganiayaan yang terjadi ini konon disebabkan oleh masalah utang piutang. Meski begitu, tak ada keterangan jelas utang piutang seperti apa yang menyebabkan korban sampai habis-habisan dihajar oleh teman-temannya seperti di video.
Salah satu yang mengunggah video meresahkan ini adalah akun Instagram @majeliskopi08. Berdasarkan keterangan, video ini direkam di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (26/6/2022).
Tampak di video tersebut seseorang yang meringkuk di ranjang dan seperti melindungi kepalanya. Aksi yang masuk akal lantaran setelahnya ia seperti dihajar oleh beberapa wanita.
Bahkan sejak durasi awal video terlihat seorang wanita yang menjambak rambut korban penganiayaan. Kemudian terlihat wanita lain dengan setelan putih-putih yang datang menerjang, menendang hingga menghajar habis-habisan si korban.
Tak berhenti sampai di situ, korban lantas ditarik turun dari ranjang dan kembali dihajar di lantai. Mirisnya hal ini bukan cuma direkam melainkan dibiarkan saja oleh beberapa wanita lain yang berada di kamar yang sama.
Polisi Kini Telah Meringkus Para Pelaku
Beredarnya video ini jelas begitu meresahkan. Apalagi karena aksi main hakim sendiri seperti yang terlihat di video sejatinya tidak diperbolehkan.
Oleh karenanya polisi langsung bergerak meringkus para pelak yang akhirnya ditangkap di sebuah indekos di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia pada Selasa (28/6/2022) pukul 01.15 WITA.
"Personel Buser 77 Polresta Kendari berhasil membekuk dua wanita yang menganiaya rekannya secara brutal," ungkap @majeliskopi08, dilansir Suara.com pada Selasa (28/6/2022).
"Kedua wanita itu ditangkap setelah video penganiayaan keduanya beredar di media sosial. Aksi penganiayaan tersebut diduga dilatarbelakangi soal utang piutang," sambungnya.
Terlihat kedua wanita yang sudah tega menganiaya rekannya itu hanya bisa tertunduk ketika diamankan oleh aparat polisi.
Tanggapan Warganet
Video ini jelas menuai beragam respons warganet. Banyak yang menyayangkan keduanya yang bertindak barbar dan malah berujung berhadapan dengan aparat penegak hukum.
"Utang gak kebayar malah tekor masuk jeruji..." komentar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Guru SMP Ibu Sri Rahayu soal Mantan Muridnya: Dicueki Murid yang Sudah Jadi Dokter, Ditolong Pemotor
-
Viral Wali Kota Serang Titip Siswa Agar Lolos PPDB SMA 1 Kota Serang
-
Niat Pesan Ojek Online, Penumpang ini Shock Dapat Pengemudi Beda Pulau
-
Apes! Klaksoni Para Pelaku Balap Liar, Mobil Ini Malah Kena Lempar Batu
-
Ungkap Sering Sakit-sakitan saat Kecil, Gubernur Jawa Tengah sebut Nama Lahirnya Bukan Ganjar Pranowo Tapi...
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru