Suara.com - Terekam kamera aksi pemotor yang sedang menggeber-geberkan sepeda motornya saat ikut mengantarkan jenazah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Video tersebut diabadikan oleh pengendara sepeda motor lain yang saat itu sedang melaju di jalan yang sama dengan pemotor tersebut.
Video yang merekam aksi pemotor yang menggeber-geberkan kendaraannya ini kemudian diunggah oleh akun Instagram @onlinenews_idn pada Senin (27/06/22).
Dalam video unggahan tersebut, tampak seorang pengendara sepeda motor manual yang tak mengenakan helm sedang melaju di jalan raya.
Diduga pengendara ini ikut mengantarkan jenazah yang dibawa oleh ambulans menuju TPU.
Dengan membunyikan sirinenya, ambulans tersebut melaju paling depan di antara iringan-iringan pelayat yang mengendarai sepeda motor.
Dalam video ini juga tampak bahwa pengendara sepeda motor yang menggeber-geberkan kendaraannya ini melaju di lajur yang berlawanan arah dengan yang seharusnya. Padahal lajur jalan tersebut saat itu ramai dilalui oleh kendaraan sepeda motor hingga angkot.
Beberapa pengendara sepeda motor sampai harus mepet ke bahu jalan saat berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang ugal-ugalan ini.
Pada video ini juga terlihat dua orang pria yang tak mengenakan helm ikut dalam iring-iringan jenazah. Kedua pria tersebut saling berboncengan menggunakan sepeda motor Scoopy. Diduga dua orang pria ini merupakan teman dari pengendara sepeda motor yang menggeber-geberkan kendaraannya.
Video ini pun panen hujatan dari netizen. Banyak netizen yang menyoroti aksi pengendara sepeda motor tersebut.
Baca Juga: Terekam Kamera CCTV, Aksi Pencurian Uang hingga Sepeda Motor di Warung Makan
"Dia pengen juga secepatnya dianterin ke TPU," kata netizen.
"Nganter jenazah tapi kayak mau cari keributan," terang netizen.
"Norak ya," ungkap netizen.
"Rasanya pengen gue pukul wajahnya," ucap netizen.
"Arogan," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Terekam Kamera CCTV, Aksi Pencurian Uang hingga Sepeda Motor di Warung Makan
-
Viral Bocah Kendarai Sepeda Motor Berujung Tabrak Truk, Warganet Kompak Salahkan Orang Tuanya
-
Kronologis Jenazah Ditemukan Bergelimpangan di dalam Truk Peti Kemas di Texas, Diduga Ini Kasus Penyelundupan Manusia
-
Apes! Klaksoni Para Pelaku Balap Liar, Mobil Ini Malah Kena Lempar Batu
-
Heboh Polisi Tidur 20 Baris yang Buat Pengendara Resah Dibongkar, Warganet: Kayak Trek Motor Trail
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026
-
Pandji Pragiwaksono di Aksi Kamisan: Delpedro Cs Harusnya Tidak Perlu Diperkarakan
-
Ahli Praperadilan Gus Yaqut Sebut Negara Tak Jualan Kuota Haji, Begini Keterangannya
-
Di Sidang Praperadilan Yaqut, Ahli Sebut Dana Haji Bukan Keuangan Negara
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
-
Lawan 'Pasal Karet' KUHP Baru, Delpedro Marhaen Gugat Aturan Berita Bohong dan Penghasutan ke MK
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya