Suara.com - Ustaz Syam turut angkat bicara mengenai kasus penutupan 12 gerai Holywings di DKI Jakarta. Menurut pendakwah viral itu, ditutupnya tempat hiburan itu justru menjadi pertanda baik bagi para karyawannya karena terhindar dari gaji haram.
Lewat video TikTok-nya pada Selasa (28/6/2022), Ustaz Syam meyakini bahwa nasib para karyawan Holywings yang tempat kerjanya ditutup akan membaik.
"Actually, nasib mereka membaik. Karena Allah menyelamatkannya dari pekerjaan dan gaji yang haram," tulis Ustaz Syam di TikTok, Selasa (28/6/2022).
Ayah satu anak itu kemudian mengakhiri unggahannya dengan menulis doa untuk karyawan Holywings. Ia berharap para karyawan yang terdampak bisa mendapatkan ganti pekerjaan yang baik.
"Semoga Allah beri ganti yang lebih baik dan Halal," pungkas Ustaz Syam.
Sementara di bagian caption, Ustaz Syam mengingatkan soal hukum minuman memabukkan dalam Islam. Di mana orang yang menyajikan juga disebutkan bisa mendapatkan keburukan dari apa yang mereka sajikan.
"Orang yang minum, melayani, menemani, dan seterusnya. Semua dapat keburukan dari Khamr," tulis Ustaz Syam di kolom caption.
Unggahan Ustaz Syam lantas jadi viral di TikTok hingga ditonton lebih dari 5 juta kali dalam waktu kurang dari 24 jam. Belasan ribu netizen pun memberikan tanggapan atas komentar Ustaz Syam.
"Mantap abangku," tulis pendakwah TikTok, Husain Basyaiban. "Semoga mereka segera mendapatkan pekerjaan yang halal amin," tutur lainnya. "Berarti ada hikmah di balik semua ini. Menyelamatkan umat Muslim di jalan keburukan. Semoga Allah senantiasa mengganti yang layak dan lebih berkah," pungkas yang lain.
Baca Juga: Denny Siregar Sebut Holywings Lagi Sial, Tuding Ada Yang Dapat Nama
Sementara itu, izin usaha belasan outlet Holywings Jakarta dicabut karena ditemukan sejumlah pelanggaran. Pencabutan izin usaha tersebut dilakukan Pemprov DKI atas perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Tag
Berita Terkait
-
Denny Siregar Sebut Holywings Lagi Sial, Tuding Ada Yang Dapat Nama
-
Ustaz Syam soal Nasib Karyawan Holywings: Allah Menyelamatkan dari Pekerjaan dan Gaji Haram
-
Angkat Bicara Soal Penutupan Holywings dan Nasib Karyawan Muslim, Ustaz Syam: Nasib Mereka Membaik
-
Ini 'Dosa' Holywing Surabaya, Sampai Harus Ditutup Semua Operasionalnya dan Disegel Satpol PP
-
Ahli Hukum: Pimpinan Manajemen Holywings Juga Harus Jadi Tersangka
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak