Suara.com - Pemprov DKI telah secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings di Jakarta. Salah satu alasan pencabutan izin usaha tersebut adalah karena Holywings Group bergerak di usaha restoran dan bar ternyata tidak memiliki sertifikat usaha bar.
Pencabutan izin itu dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta berdasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) DKI Jakarta.
Ada 12 gerai outlet Holywings di Jakarta yang dicabut izin operasionalnya, yaitu Holywings daerah Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kalideres, Kelapa Gading Barat, Tiger, Dragon, PIK, Reserve Senayan, Epicentrum, Mega Kuningan, Garison, Gunawarman, dan Vandetta Gatsu.
Akibat adanya pencabutan izin usaha seluruh outlet Holywings di Jakarta ini menyebabkan seluruh karyawan di Holywings Jakarta ketar-ketir. Termasuk kurang lebih 2850 karyawan yang beragama Islam.
Adanya kabar tersebut membuat seorang Ustaz Syamsuddin Nur Makka atau yang kerap disapa Ustaz Syam angkat bicara. Ia menyoroti nasib karyawan muslim yang bekerja di Holywings.
"Holywings Jakarta resmi dicabut izinnya. Gimana nasib 2850 karyawan muslimnya?" tulis keterangan pada video Ustaz Syam.
Ia kemudian menuliskan pada videonya bahwa sebetulnya nasib karyawan tersebut menjadi lebih baik karena Allah menyelamatkan mereka dari pekerjaan dan gaji yang haram.
"Sebetulnya nasib mereka membaik karena Allah menyelamatkan dari pekerjaan dan gaji yang haram," ungkapnya.
Ia turut mendoakan para karyawan agar diberikan ganti rezeki dan pekerjaan yang lebih baik dan halal.
Baca Juga: Ini 'Dosa' Holywing Surabaya, Sampai Harus Ditutup Semua Operasionalnya dan Disegel Satpol PP
"Semoga Allah beri ganti yang lebih baik dan halal," pungkasnya.
Video dari pernyataan Ustaz Syam ini dapat dilihat melalui unggahan video akun Instagram @insta_julid pada Selasa (28/06/22).
Video ini pun banjir beragam respons dari netizen.
"Bagus. Diselamatkan dari yang haram-haram. Nggak usah khawatir, bumi Allah luas. InsyaAllah ada rezeki yang berkah. Allah sudah menjamin setiap rezeki manusia dari lahir," terang netizen.
"Buat paa karyawan Holywings semoga Allah membuka pintu rezeki dari jalan lain yang lebih halal dan barokah. Daripada bekerja di tempat yang menjual minuman haram dan banyak mendatangkan maksiat. Yakinlah Allah Maha Pemberi sebaik-baiknya rezeki," kata netizen.
"Pekerjaan dengan gaji yang halal pasti lebih berkah," ungkap netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Ini 'Dosa' Holywing Surabaya, Sampai Harus Ditutup Semua Operasionalnya dan Disegel Satpol PP
-
Ahli Hukum: Pimpinan Manajemen Holywings Juga Harus Jadi Tersangka
-
Terpopuler: Emak-emak di Depok Cari Sisa Minyak Goreng Curah, Soal Izin Holywings Nikita Mirzani Seret Sejumlah Nama
-
JJ Rizal: Ubah Nama Jalan Tidak Boleh Asal, Ada PP Nomor 2 yang Harusnya Jadi Pedoman
-
Terpopuler: Pemerintah Diminta Tegas kepada Holywings, Putus Sekolah dan Berjuang Mencari Nafkah di Jalanan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk