Suara.com - Anggota DPR Ahmad Sahroni mengunggah rekaman video sekelompok anak muda yang diduga menghina agama sambil berpesta minuman keras (miras). Saking geramnya, Crazy Rich Tanjug Priok itu meminta agar Polri mengusut tuntas kasus penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW sebagaimana video muda-muda sedang mabuk tersebut.
"Saya Minta Polri harus segera melakukan penyidikan terhadap video ini. Hancurkan para Penista Agama agar generasi bangsa ke depan tidak menjadi RUSAK.. Merusak generasi pemuda ke depan," tulis Sahroni dikutip Suara.com, melalui akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88, Rabu (29/6/2022).
Berdasar video yang diunggah Sahroni, memang terlihat sejumlah wanita muda dan seorang pria dalam kondisi mabu. Sebab, dalam video itu terlihat ada sejumlah botol minuman alkohol yang ditaroh di meja dekat mereka.
Dalam video yang beredar, para remaja itu berpura-pura memanjatkan doa dengan cara mengayunkan kedua tangan mereka. Terdengar suara lagu rohani yang diduga sengaja diputar ketika mereka sedang teler. Parahnya, seorang wanita dalam video tersebut mengeluarkan kata-kata yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW.
"Eh Nabi Muhammad juga mabok," kata wanita sambil mengetos gelas dan botol miras yang digenggamnya.
Mendengar kata-kata itu, tampak orang-orang dalam video itu turut tertawa-tawa.
Video viral muda-mudi yang melakukan penghinaan agama sambil berpesta miras itu menuai kritikan pedas dari netizen. Banyak yang berkomentar jika aksi muda-mudi dalam video itu tidak pantas dan dianggap norak.
"yaela jamet jamet ."
"Buseet baru minum kawa2 udah lupa sama nabi ."
Baca Juga: Divonis 4 Tahun Penjara, Adam Deni Duga Ahmad Sahroni Bayar Rp 30 Miliar
"Buset norak amat."
"Astaghfirulloh "
"Paling nanti nangis2 minta maap trus bilang khilaf dalam pengaruh alkohol Ndesooooo."
"Sakitt."
"Selamat dek kalian viral ."
"Sedih bgt."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?