Polres Cianjur, Jawa Barat, menemukan ladang ganja yang kabarnya sengaja ditanam di atas bukit di Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka. Hal tersebut diketahui setelah petugas kepolisian mendapatkan laporan dari warga sekitar.
Berikut fakta-fakta penemuan ladang ganja yang ternyata ditanam di tanah Perhutani, Gunung Karuhun, Desa Cimenteng, Kecamatan Cempaka, Cianjur, Jawa Barat.
1. Kronologi Penemuan Ladang Ganja
Sebelum polisi menemukan ladang ganja yang kabarnya siap panen tersebut, warga sekitar yang berada di wilayah tersebut menyadari bahwa terdapat tanaman ganja di wilayah mereka. Tanaman ganja tersebut ditanam di atas bukit di Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat.
Warga sekitar pun melaporkan penemuan tersebut ke polres Cianjur, dan pihak kepolisian langsung menanggapi laporan tersebut.
2. Ganja Siap Dipanen
Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, mengatakan bahwa penemuan ladang ganja yang diperkirakan siap dipanen bulan depan tersebut berjumlah lebih dari 200 batang. Beruntung warga menyadari tanaman tersebut dan langsung melaporkannya ke Mapolres Cianjur.
Polres Cianjur bersama Satnarkoba Polres Cianjur langsung mendatangi lokasi kejadian yang berlokasi di Gunung Karuhun, Desa Cimenteng.
3. Pemilik Ladang Ganja Belum diketahui
Diketahui, pada saat melakukan operasi pada ladang tersebut, polisi tidak menemukan seorangpun. Sehingga, pihak kepolisian kemudian meminta keterangan saksi mata dari warga sekitar untuk mengetahui dan membongkar siapa pemilik ladang ganja yang tersebar di beberapa titik yang ada di sepanjang Gunung Karuhun tersebut.
4. Ganja diamankan di Kepolisian
Pada saat melakukan operasi, seluruh batang ganja langsung diamankan ke Mapolres Cianjur untuk menghindari penyalahgunaan. Sementara itu, pihak kepolisian masih tersebut melakukan penyelidikan untuk mendalami pelaku atau pemilik lahan ganja di atas bukit tersebut.
Polisi mengandalkan kesaksian dari warga sekitar untuk mengetahui dalang di balik ladang ganja tersebut.
5. Tidak Hanya Satu Lokasi
Sementara itu, Kasat Narkoba Cianjur, AKP Maruf Murdianto menuturkan bahwa pihaknya juga menemukan lokasi ladang ganja lain yang memiliki jarak cukup jauh dari ladang pertama.
Berita Terkait
-
Ketua Yayasan Sativa Nusantara: Penggunaan CBD Bagi Penderita Cerebral Palsy Tidak Bikin Mabuk dan Candu
-
Warga Gegerbitung Lapor Temuan Ladang Ganja, Polisi Bakar Terlebih Dahulu untuk Memastikan: Tercium Aromanya
-
DPR Gelar Rapat Bahas Legalisasi Ganja Medis
-
Optimistis DPR RI Beri Kabar Baik Soal Ganja Medis, Santi: Tapi Memang Harus Sabar
-
Komisi III DPR Gelar Rapat Dengan Perdapat Bahas Wacana Legalisasi Ganja Untuk Medis
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak