• Sesak napas atau napas menjadi pendek-pendek
• Batuk berdahak, dengan dahak yang berwarna cokelat atau kehijauan
• Demam, terkadang sampai menyebabkan tubuh menggigil
• Tidak enak badan
• Bibir kebiruan
• Sakit perut
• Sakit kepala
• Badan terasa nyeri
• Nafsu makan menurun
Baca Juga: Tiba di Indonesia, Jokowi dan Iriana Takziah ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo
• Muntah, diare, rewel, atau lesu
• Nyeri sendi dan otot
Beberapa gejala itu umum dan sering terjadi kepada orang yang mengalami penyakit infeksi paru-paru. Mereka akan mengalami gejala yang berlangsung sekitar 24-48 jam. Namun, hal ini tergantung juga dengan kondisi masing-masing penderita.
Infeksi paru-paru ini dapat menyerang orang dari segala usia. Namun penyakit ini umumnya dapat menyerang perokok, orang tua, anak kecil, mereka yang mengidap penyakit paru-paru kronis dan paling berisiko untuk terserang pneumonia.
Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang memiliki kondisi lemah karena kemoterapi secara khusus berisiko terjangkit penyekit pneumonia.
Meski sempat membaik, namun kondisi Tjahjo Kumolo turun drastis dan ia tidak dapat melawan infeksi paru-paru yang ia derita.
Seperti yang diketahui Tjahjo Kumolo merupakan seorang politus yang telah bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju sejak 23 Oktober 2019 lalu. Ia ditunjuk dan menjabat sebagai Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Nah itu tadi penyebab Tjahjo Kumolo meninggal dunia. Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan dan kewaspadaan Anda terhadap serangan penyakit yang dapat datang sewaktu-waktu.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
-
Tiba di Indonesia, Jokowi dan Iriana Takziah ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo
-
5 Terobosan Tjahjo Kumolo Selama Menjabat Sebagai Menpan RB, Bela Hak Honorer
-
Cerita Tetangga Kenang Tjahjo Kumolo, Kerap Bagi Sembako ke Warga Jelang Lebaran
-
Kenang Tjahjo Kumolo, Anggota DPR FPDIP: Penyabar dan Tak Pernah Mengeluh
-
Terpopuler Kesehatan: Infeksi Paru yang Dialami Tjahjo Kumolo, Travis Barker Idap Pankreatitis
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi