Suara.com - Seorang pria muda ditemukan tewas terbungkus karung di Kali Pesanggrahan, Jalan Deplu Raya, Jakarta Selatan pada Selasa (28/6/2022). Mayat itu ditemukan oleh petugas Sudin Lingkungan Hidup sekitar pukul 10.15 WIB.
Kabar penemuan mayat tersebut kemudian dibenarkan oleh Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Agus Widar. Nah, berikut 7 fakta dari kasus ini.
1. Mulanya Dikira Sampah
Rano Barasa, petugas Dinas Lingkungan Hidup adalah orang yang pertama kali menemukan mayat tersebut. Ia mengatakan ada ada pemberat berupa batu kali berukuran 5 centimeter di dalam karung dan berada di dekat kaki mayat.
Rano kemudian mengaku tengah mengoperasikan alat berat yang berada di sisi kali sekitar pukul 08.30 WIB. Sementara empat rekannya berada di dekat sungai untuk membersihkan sampah.
Rano mendadak melihat ada sebuah karung yang semula ia kira sampah dan kemudian dikeruk ke atas bucket eskavator.
"Kami tidak tahu apa posisi sampah apa posisi mayat, namanya kami ini, kerja di sampah, sampah ya kami keruk," ungkap Rano.
Rano mengatakan, rekannya yang berada di bawah mencoba mengecek karung tersebut. Begitu dibuka, terdapat bagian tubuh manusia di dalamnya.
Mendengar informasi tersebut, Rano sontak kaget dan melepas karung itu ke air. Selanjutnya, ia melaporkan temuan itu kepada pihak pengawas dan diteruskan ke polisi.
Baca Juga: Warga Limo Depok Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Wanita di Kali Krukut
2. Hasil Autopsi
Mayat pria yang terbungkus dalam karung itu ternyata korban pembunuhan. Hal itu diketahui setelah polisi melakukan autopsi.
"Iya (korban pembunuhan), sudah divisum, sudah diautopsi. Cuma hasil forensiknya kami masih nunggu dokter," kata Agus kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).
Meski begitu, hingga kini Agus dan pihaknya belum merinci luka-luka pada tubuh korban. Menurutnya, hal itu bisa ditanyakan langsung ke Polres Metro Jakarta Selatan.
3. Identitas Korban Pembunuhan
Identitas mayat pria yang terbungkus karung di Kali Pesanggrahan sudah terungkap. Pria yang menjadi korban pembunuhan itu bernama Aples Bagus Trion Langgeng (21).
"Iya betul (Aples Bagus Trion Langgeng)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).
4. Pelaku Tertangkap
Tak perlu waktu lama, polisi menangkap Rizki (21), tersangka pembunuh Aples, seorang lelaki yang mayatnya ditemukan terbungkus karung di Kali Pesanggrahan, Jalan Deplu Raya, Jakarta Selatan.
Penangkapan itu telah dikonfirmasi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan. Rizki ditangkap Rabu (29/6/2022) di tempat penginapan di kawasan Kedung Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
5. Lokasi Pembunuhan
Olah TKP berlangsung pada Rabu (29/6/2022) sore di sebuah ruko yang diduga menjadi lokasi pembunuhan. Alamat lengkapnya di Jalan RS Fatmawati, Cilandak Jakarta Selatan.
Pantauan di lokasi kala itu, bangunan ruko berada di pinggir jalan dan sudah dipasang garis polisi berwarna kuning. Kepolisian langsung bergegas ke lantai dua bangunan tersebut dan masuk ke sebuah kamar.
Di dalam kamar tersebut, terdapat sebuah kasur yang masih tersisa bercak darah. Tim Puslafor Polri mengambil sampel dari bercak darah itu untuk kemudian diteliti.
Kanit 5 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Dimitri Mahendra mengatakan, olah TKP dilakukan untuk memperoleh alat bukti yang valid. Tujuannya demi membantu proses penyidikan.
6. Motif Pembunuhan
Polisi menyebut motif Muhamad Rizki Ikmi Aryanto atau Rizki (membunuh dan membuang jenazah Aples ke Kali Pesanggrahan, lantaran merasa sakit hati. Hal ini diakui tersangka muncul akibat kerap mengalami perlakuan kasar dari korban.
Zulpan menyebut korban dan tersangka sebenarnya memiliki hubungan pertemanan yang baik. Keduanya bahkan diketahui sama-sama berasal dari Lampung.
"Motif tersangka marah karena sering mengalami kekarasan yang dilakukan oleh korban," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/6/2022).
7. Kronologi Aksi Pembunuhan
Kata Zulpan, Rizki saat itu sedang tidur dikasur dan tiba-tiba korban datang langsung menendang tersangka. Sehingga tersangka ini kaget dan marah kepada korban.
Perkelahian pun terjadi antara korban dan tersangka. Sampai pada akhirnya tersangka menusuk leher korban dengan sebilah pisau hingga tewas.
"Selanjutnya tersangka membungkus korban dengan menggunakan kantong plastik sampah dan karung. Di dalam karung tersebut tersangka masukan bantal guling dan batu," lanjut Zulpan.
Adapun cara tersangka membuang jenazah korban ke Kali Pesanggrahan itu dibawa dari ruko dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox. Video penyeretan jenazah oleh pelaku pun sempat menghebohkan sosial media.
Sebelumnya, tersangka terlebih dahulu memindahkan mayat korban yang sudah rapih terbungkus karung ke atas motor menggunakan troli.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Tepis Kabar Aples Dibunuh Rizki karena Motif Asmara Sesama Jenis, Polisi: Mereka Tak Miliki Kelainan Seksual
-
Terungkap! Mayat Perempuan yang Mengambang di Kali Krukut Ternyata Warga Depok
-
Terpopuler: 11 Santri di Depok Diduga Jadi Korban kekerasan Seksual, Penemuan Mayat Wanita di Kali Krukut Bikin Geger
-
Warga Limo Depok Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Wanita di Kali Krukut
-
Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Kali Pesanggrahan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian