Suara.com - Memasuki bulan Dzulhijjah, banyak yang bertanya, kapan lebaran Idul Adha 2022? Sebab ada perbedaan tanggal penetapan Idul Adha 2022.
Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 1443 H jatuh pada 9 Juli 2022. Sementara Kementerian Agama setelah sidang isbat menyebut lebaran kurban ini dirayakan pada 10 Juli. Sementara, Arab Saudi menentukan hari Arafah pada 8 Juli 2022 dan Idul Adha adalah 9 Juli. Sebenarnya kapan lebaran Idul Adha 2022?
Lebaran kurban atau Hari Raya Idul Adha ditetapkan berdasarkan hasil sidang isbat Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag). Keputusan tersebut didasarkan dari pantau hilal di 86 titik seluruh wilayah Indonesia, lalu dilanjutkan dengan rapat sidang isbat. Proses pengamatan hilal tersebut menjadi pertimbangan penting dalam sidang isbat awal Dzulhijjah.
Sidang isbat tersebut diawali dengan pemaparan posisi hilal oleh anggota tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, Thomas Djamaluddin yang digelar di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag. Pihak yang hadir di antaranya adalah Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi, perwakilan Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Duta Besar negara sahabat.
Selain itu, hadir juga perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Lembaga dan instansi terkait, Pimpinan Ormas Islam, serta Pondok Pesantren.
Kapan Lebaran Idul Adha 2022?
Kemenag menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 Hijriyah jatuh pada Jumat (1/7/2022). Apabila dihitung, maka Lebaran atau Hari Raya Idul Adha 1443 H akan dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Juli 2022 mendatang.
Senada dengan pemerintah, PBNU juga telah mengumumkan bahwa Lebaran atau Hari Raya Idul Adha jatuh pada 10 Juli 2022. Hal tersebut berdasarkan pada laporan Lembaga Falakiyah PBNU, di mana seluruh lokasi tidak berhasil melihat hilal. Penetapan tersebut juga melalui pertimbangan umur bulan Dzulda’dah 1443 Hijriah adalah 30 hari (istikmal).
Sedangkan penetapan Idul Adha menurut versi Muhammadiyah telah ditetapkan melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022. Dalam maklumat tersebut disebutkan bahwa 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada hari Kamis Pahing, 30 Juni 2022 M. Kemudian, hari Arafah (9 Dzulhijjah 1443 H) hari Jumat, 8 Juli 2022 M. Lalu Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah 1443 H) jatuh pada hari Sabtu, 9 Juli 2022 M.
Baca Juga: Jadwal Puasa Bulan Dzulhijjah, Kapan Puasa Arafah dan Tarwiyah 2022?
Kapan Lebaran Idul Adha di Arab Saudi?
Sementara itu, Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan 10 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada tanggal 9 Juli 2022. Kemenag menjelaskan bahwa ada perbedaan Hari Raya Idul Adha yang ditetapkan Kemenag dengan Arab Saudi.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama, Adib, menjelaskan bahwa perbedaan waktu tersebut disebabkan karena letak Arab Saudi lebih barat dari Indonesia. Semakin ke arah barat dan bertambahnya waktu, maka posisi hilal akan semakin tinggi dan semakin mudah dilihat.
Sementara itu, letak geografis Arab Saudi berada di sebelah barat Indonesia, sehingga pada tanggal yang sama posisi hilal di Arab Saudi akan terlihat lebih tinggi.
Sekarang sudah tahu kan, kenapa ada perbedaan waktu penetapan Idul Adha 2022? Hari Raya Idul Adha 1443 H di Indonesia memang berbeda 1 hari dengan Arab Saudi.
Letak geografis menjadi faktor utama yang menyebabkan perbedaan waktu antara keduanya. Demikian informasi mengenai kapan lebaran Idul Adha 2022 yang perlu disimak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng
-
KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, Usut Korupsi 'Diskon' Pajak Rp60 Miliar
-
Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh
-
Usut Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU
-
5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!
-
Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
-
Tantangan Rencana Rehabilitasi Pascabencana di Sumut: Banyak Rumah Rusak Tak Masuk Kriteria Bantuan