Suara.com - Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid alias Alissa Wahid meminta jemaah haji Indonesia untuk beristirahat menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Selain itu, Alissa juga meminta jemaah haji mendoakan Indonesia dan Kementerian Agama.
Permintaan disampaikan putri sulung presiden ke-4 RI Kiai Haji Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut saat mengunjungi pemondokan jemaah haji Indonesia di Sektor 5 Makkah, Minggu (3/7/2022) Waktu Arab Saudi (WAS). Alissa juga bertemu langsung jemaah dan melihat kondisi kamar jemaah.
"Jangan lupa ibu dan bapak, doakan Indonesia dan Kementerian Agama ya? Jemaah yang tahun ini belum berangkat doakan juga tahun depan bisa berangkat," kata Alissa Wahid saat berbincang-bincang langsung dengan jemaah.
Ia juga selalu menanyakan pada jemaah soal pelayanan, dan kondisi kamar hotel dan katering. "Gimana pelayanan petugas? Makannya dan kamar hotelnya?" tanya Alissa.
Dengan tegas, Kinyang (52), jemaah asal Majalengka, Jawa Barat, menjawab.
"Pelayanan luar biasa. Sangat puas. Walau haji reguler rasanya haji plus plus. Alhamdulillah, bisa berangkat haji tahun ini. Kami sudah menunggu 12 tahun. Saya nangis kalau ingat dan cerita ini," aku Kinyang sambil meneteskan air mata, saat ditemui Alissa Wahid di kamarnya.
Kinyang juga mengaku bisa ibadah dengan tenang. Nikmat sekali ibadah di tanah suci.
"Menangis sayang kalau ingat bisa haji tahun ini. Naik pesawat saja saya gak pernah. Baru bisa keluar negeri langsung ke tanah suci. Turun dari pesawat, saya langsung sujud syukur. Saya doakan semua rakyat Indonesia nanti bisa ke tanah suci juga," katanya.
Apalagi kata Kinyang, tahun ini adalah haji Akbar. "Jemaah merasa sangat dilayani luar biasa oleh petugas. Makannya dan hotelnya luar biasa nyaman. Saya gak nyangka bisa haji fasilitasnya seeanak ini. Terima kasih pemerintah Indonesia," katanya.
Baca Juga: Curhat Pengalaman Haji Pertama Menag Yaqut: Dulu Bak Ikan Pindang, Sekarang Lebih Nyaman
Alissa Wahid adalah anggota Tim Pemantauan dan Evaluasi Kemenag RI. Ia mengunjungi jemaah dan mengecek kamar hotel jemaah bersama Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid, serta anggota Amirul Hajj.
Mereka mengunjungi hotel yang ditempati jemaah haji 2022 asal Jawa Barat. Jemaah asal Jawa Barat (JKS 21) sejumlah 17.550 jemaah, tinggal di 14 hotel.
Berita Terkait
-
Curhat Pengalaman Haji Pertama Menag Yaqut: Dulu Bak Ikan Pindang, Sekarang Lebih Nyaman
-
Menag: Arafah Siap Sambut Jemaah Haji 2022, Secara Umum Layanan Lebih Baik
-
Menteri Agama Gus Yaqut Puji Pelayanan di Arafah Jauh Lebih Baik
-
5 Keutamaan Puasa Arafah 2022, Dijalankan Jelang Idul Adha, Ini Jadwalnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar