"Tapi kemudian di situ terjadi keributan dan ada pengerusakan di tempat hiburan tersebut. Ada monitor komputer yang pecah kemudian juga ada kaca yang pecah di situ," ujar Yulianto.
Korban mengalami luka-luka
Mendengar ada keributan di sekitar Babarsari, pihak polisi segera mengamankan sejumlah orang yang terlibat dalam keributan.
Beberapa orang dari pihak pengunjung berinisial L ada yang mengalami luka dan sudah dirawat di rumah sakit untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
"Kemudian juga dari kelompok L juga ada yang terluka di situ pada dini hari itu ada tiga orang kondisinya saat ini masih dilakukan perawatan di rumah sakit," katanya.
Tujuh unit motor terbakar dan satu unit Ruko dirusak
Yulianto mengungkapkan, kepolisian telah membubarkan keributan yang terjadi hingga dini hari, namun rupanya ada kelompok lain yang memicu keributan di Jambusari.
Hal tersebut berawal dari sekolompok orang yang berafiliasi dengan kelompok L yang mendatangi Mapolda pada Senin (4/7/2022) pagi untuk menanyakan perihal perkembangan kasus keributan di Babarsari.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, mencoba memberikan penerangan dan menjelaskan mengenai perkembangan kasus di Jambusari.
Baca Juga: Penyebab Kerusuhan Babarsari dan Dampaknya, Berawal Ribut di Tempat Karaoke
Tidak puas dengan jawaban yang diberikan, sekolompok orang yang mendatangi Mapolda itu kemudian pergi menuju Babarsari. Mereka kemudian merusak salah satu Ruko dan membakar tujuh unit motor.
"Mereka melakukan pengrusakan di Babarsari tadi siang, yang rusak adalah teras dari salah satu ruko di situ kemudian ada tujuh motor yang terbakar di situ," terang Yulianto.
Ada tiga kelompok yang terlibat dalam keributan
Lebih lanjut Yulianto mengatakan, saat ini pemilik tempat hiburan dan manajemen membuat laporan polisi, namun sebagai langkah awal Polres Sleman sudah membuat laporan model A.
Kali ada tiga kelompok yang terlibat dalam insiden pada Sabtu malam. Situasi saat ini di Babarsari sudah kondusif, para petugas memantau langsung kondisi di Lapangan.
Yulianto juga mengimbau semua orang agar bisa mengendalikan dirinya dan jangan sampai terjadi peristiwa pidana lainnya.
"Semua pihak harus bisa menahan diri. Semua pihak bisa mengendalikan dirinya supaya tidak menjadi atau tidak ada peristiwa pidana yang lain lagi," pesannya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Penyebab Kerusuhan Babarsari dan Dampaknya, Berawal Ribut di Tempat Karaoke
-
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Puncak Widosari Kulon Progo Memang Eksotis
-
Viral, Instagram Polres Jogja Diserbu Netizen Usai Tanggapi Laporan Pelanggaran Ini
-
Kerugian Rusuh Babarsari Sleman Capai Miliaran, Siapa yang Tanggung Jawab?
-
Di Dekatnya Buaya Mengintai, Nelayan di Pantai Anyer Ini Santuy Naik Perahu
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
-
Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
-
Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur