Suara.com - Indonesia jajaki kerjasama pengembangan teknologi nuklir dengan Prancis. Kerjasama itu lewat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
BRIN membutuhkan dukungan untuk memperbaiki infrastruktur nuklir dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi nuklir.
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko berharap pertemuan dengan para petinggi lembaga pemerintah yang menangani teknologi nuklir di Prancis membuka jalan bagi BRIN untuk membangun kerja sama dengan Prancis dalam pemanfaatan teknologi nuklir.
"Kami berencana untuk memperbaiki infrastruktur nuklir yang ada di Indonesia, salah satu yang akan diperbaiki adalah reaktor nuklir," katanya.
"Kami masih membutuhkan human resource (sumber daya manusia) di bidang teknologi nuklir," ia menambahkan.
Deputi Direktur Komisi Energi Alternatif dan Energi Atom Prancis Pascal Chaix mengatakan bahwa Prancis siap mendukung upaya BRIN mengembangkan teknologi nuklir.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Direktur Institut Internasional Energi Nuklir Karen Daifuku, Deputi Direktur Komisi Energi Alternatif dan Energi Atom Prancis Pascal Chaix, dan pejabat lembaga pengembangan energi nuklir di Prancis, Kepala BRIN juga menyampaikan perihal integrasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ke dalam BRIN.
Selama satu tahun integrasi BATAN ke BRIN, ia menjelaskan, berbagai evaluasi sudah dilakukan berkenaan dengan upaya pengembangan teknologi nuklir di Indonesia.
"Sejumlah evaluasi telah dilakukan, baik di bidang program, human resource, infrastruktur, mau pun pendanaan untuk program kegiatannya. Evaluasi tersebut dimaksud untuk pengembangan nuklir ke depannya, bukan hanya nuklir untuk energi, namun untuk bidang seperti kedokteran, industri, mau pun bidang lainnya," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Kabar Baik! BRIN Sebut Uji Praklinik Vaksin Merah Putih Bisa Dimulai Sebentar Lagi
Berita Terkait
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
-
Maraton Diplomasi Prabowo: Usai 5 Jam Bareng Putin, Langsung Melesat ke Paris Temui Macron
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto