Suara.com - Paket cash on delivery alias COD kembali memakan korban. Kali ini bahkan kurir mengaku sampai dipukuli penerima paket menggunakan pengki.
Pemicu permasalahannya pun masih sama, yakni lantaran pembeli yang tidak berkenan menerima paket COD tersebut karena tidak mempunyai uang.
Perdebatan kurir dan ibu-ibu penerima paket inilah yang terlihat pada video unggahan akun Twitter @ndagels. Sejak awal durasi video, si kurir lantang mengkritik ibu-ibu yang dihadapinya karena sampai melakukan aksi anarkis semata demi menolak paket yang dikirimkannya.
"Nih, gebuk lagi, nih, nih," ujar sang kurir, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (6/7/2022). "Digebuk pakai ginian, astaga."
Tampak sang kurir menunjuk sebuah pengki merah di teras rumah, sementara si wanita penerima paket bersikeras menolak seluruh protes yang disampaikan kurir.
"Lu tuh bikin gua emosi, Bang," balas ibu-ibu itu, tidak terima sepenuhnya disalahkan oleh sang kurir. "Kan gua bilang, lu (udah disuruh) pergi, lu malah nanya ke orang."
"(Padahal) saya cuma nganter paket doang (tapi) digebuk. Orang tua saya aja nggak ngajarin gini."
"Kan gua bilang (paket ditolak karena) nggak ada uangnya."
Rupanya si pembeli merasa risih lantaran kurir yang tak kunjung pergi setelah paketnya ditolak. Sementara kurir dengan seragam merah itu mengaku masih mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait mengenai paket COD yang ditolak pembeli.
Baca Juga: Idaman! Viral Ibu Kos Bagi-bagi Bingkisan ke Penghuni yang Ujian, Banjir Pujian
Ketika perkara pukul-memukul itu kembali diungkit, sang penerima paket menolak mengakuinya. "Nggak ada, nggak ada bukti videonya, jangan gitu deh," balas ibu-ibu itu.
Hal ini menambah panjang daftar perdebatan panas kurir dan penerima paket COD yang bertindak semena-mena. Apalagi karena @ndagels juga sempat mengunggah video peristiwa serupa di utas yang sama.
Publik pun sepakat menilai COD harusnya dihapuskan lantaran masih banyak pembeli yang tak memahami konsekuensi sistem pembelian tersebut. Apalagi karena kurir lah yang kerap menghadapi kemarahan pembeli.
"Wahai e-commerce sampai kapan kalian adu kurir sama konsumen model begini?" cuit @ndagels.
"Harus kita akui SDM kita belum siap untuk sistem COD, kasihan abang abang kurirnya," kata warganet.
"Emang masih banyak banget yang ga ngerti seller bukan kurir dan sebaliknya. Kurir sering kena semprot karena produk/seller bermasalah. Seller pun juga masih sering kena semprot kalo ekspedisi/kurir bermasalah. Hadehh," ujar warganet.
"Harusnya fitur COD diaktifin manual sama buyer, dan ada pengisian data semacam kuesioner pas tahap aktivasi (sekaligus edukasi buyer tentang COD). Biar gak dipake sembarang orang dan gak terulang lagi kejadian kayak gini," timpal warganet yang lain.
"Kasihan kurirnya, dahlah sekarang walaupun COD, suruh pembeli bayar dulu baru barang dikasih, kurir cabut sebelum pembeli aneh aneh," imbuh yang lainnya.
Berita Terkait
-
Pengendara Ini Tak Sengaja Lindas Ular Besar yang Melintas di Jalan, Netizen: Terlalu Dimabuk Cinta
-
Gemas Bocah Ini Tetap Tunaikan Salat Meski Diganggu Kucing Peliharaannya
-
Penjual Minum Ini Jajakan Dagangannya Lewat Lubang Kecil, Pembeli Tak Pernah Tahu Sosoknya, Publik: Pedagang Introvert
-
Banjir Kecaman! Demi Konten, Pemuda Tarik Jilbab Cewek-cewek di Jalan: Jangan Marah Lah, Kan Cuma Prank...
-
Viral Bocah Lompat ke Bahu Pengantin Pria saat Ijab Kabul, Satu Ruangan Terkejut
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra