Suara.com - Penjual jagung di Pasar Petisah, Medan, Sumatra Utara curhat saat dagangannya dilarisi Presiden Joko Widodo pada Kamis (7/7/2022). Ia mengungkap harga jagung yang dijual Rp 36 ribu itu dibeli Jokowi dengan harga lain.
Awalnya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi mengunjungi Pasar Petisah untuk memberikan bantuan sosial. Sebelum membeli jagung, presiden tampak membeli sate di luar pasar.
Selepas membeli sate, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana masuk ke dalam pasar. Mereka menghampiri penjual buah dan sayur. Ibu Iriana sibuk membeli mangga kweni dan jambu merah.
Sedangkan Presiden Jokowi berhenti membeli jagung yang dijual Sopiana, sang penjual. Setelah presiden pergi, Sopiana pun membeberkan harga jagung yang dijualnya.
Ia menjelaskan harga jagung yang dibeli Jokowi itu seharusnya hanya Rp 36 ribu. Namun, Jokowi justru membelinya dengan harga yang jauh lebih mahal, yakni Rp 200 ribu.
Sopiana pun bahagia dan mendoakan Jokowi agar selalu mendapat rezeki. Ia juga berpesan kepada Jokowi untuk sering-sering main ke Pasar Petisah dan belanja.
"Sebenarnya tadi jagungnya harganya Rp36 ribu tetapi dibayar sama Bapak itu Rp200 ribu. Makasih banyak Pak, dapat rezeki," ujar penjual jagung, Sopiana.
"Senang sekali Bapak Jokowi datang ke Pasar Petisah, sering-seringlah Bapak datang ke sini. Saya sampaikan Bapak Jokowi sehat selalu, bisa menstabilkan ekonomi kita di Indonesia ini," doanya.
Sebagai informasi, kedatangan Presiden Jokowi dan ibu negara itu untuk membagikan bantuan sosial modal kerja (BMK). Selain itu, sang presiden juga memberikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada pedagang pasar.
Baca Juga: Harganya Masih Rendah Ketimbang Negara Lain, Jokowi: Kalau BBM Naik, Ada yang Setuju?
Sebelum masuk ke dalam pasar, Jokowi dan Iriana menyempatkan diri membeli sejumlah dagangan, mulai dari dagangan penjual asongan dan penjual sate.
Tak cuma memberikan bantuan sosial kepada pedagang, Jokowi juga turut memberikan bantuan tunai kepada para pengendara becak motor.
Hendika, pengendara becak motor, mengaku senang mendapatkan bantuan dari Presiden Jokowi. Dia akan menggunakan bantuan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan.
"Mudah-mudahan Pak Jokowi panjang umur, murah rezeki," ungkapnya.
Presiden Jokowi dan rombongannya tiba di Pasar Petiah tepat pukul 08.00 WIB. Kedatangannya bersama ibu negara langsung disambut hangat oleh para pedagang dan masyarakat yang berada di pasar tersebut.
Jokowi juga langsung bergerak membagikan sejumlah BMK dan BLT minyak goreng di salah satu pasar terkenal di Kota Medan itu.
Berita Terkait
-
Harganya Masih Rendah Ketimbang Negara Lain, Jokowi: Kalau BBM Naik, Ada yang Setuju?
-
Dipanggil Jokowi di Pasar Petisah, Pedagang Sate: Saya Kepingin Diundang ke Istana Negara
-
DPR - Pemerintah Sepakat Lembaga Otoritas Perlindungan Data Pribadi Bersifat Independen, Dibentuk Langsung Presiden
-
Momen Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Beli Buah dan Bagikan Bansos di Pasar Petisah Medan
-
Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru